Angin Kencang Landa Kota Padang
Breaking News Angin Kencang Landa Kota Padang: BPBD Imbau Waspada Pohon Tumbang
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mengimbau masyarakat waspada terhadap adanya angin kencang yang melanda kawasan Kota Padang, Pr
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mengimbau masyarakat waspada terhadap adanya angin kencang yang melanda kawasan Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (8/7/2022).
Pantauan TribunPadang.com terlihat angin kencang terjadi di kawasan Kecamatan Padang Selatan, Kecamatan Padang Barat, dan Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Provinsi Sumbar.
Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Padang, Malizar Ade mengimbau serta berharap masyarakat agar senantiasa waspada.
"Iya ada angin kencang melanda kawasan Kota Padang. Namun, hujan belum turun, hanya mendung," kata Malizar Ade.
Ia berharap masyarakat waspada terhadap adanya kejadian pohon tumbang akibat angin kencang ini.
"Kami harapkan masyarakat waspada dan hati-hati. Perhatikan sekitar kita kalau berada di liar rumah, karena rawan akan terjadinya pohon tumbang," kata dia.
Malizar Ade menyampaikan akan sangat bahaya jika berada atau beraktivitas di bawah pohon pada saat terjadinya angin kencang.
"Kepada masyarakat juga diimbau agar tidak memarkirkan kendaraannya di bawah pohon, karena dapat menimbulkan kerugian materil," kata Malizar Ade.
Pihaknya berharap masyarakat tidak berlama-lama beradan di bawah pohon dan menjauhi pohon-pohon yang sudha berisia tua.
Pohon Tumbang
Dilansir TribunPadang.com, sebanyak empat batang pohon tumbang setelah hujan turun mengguyur Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (30/6/2022).
Hujan disertai dengan angin kencang terjadi sejak Rabu (29/6/2022) sore hari dan berlangsung hingga malam hari mengakibatkan tiga pohon tumbang.
Selain itu, juga ada satu batang pohon tumbang beberapa hari, yang lalu dan baru dikerjakan oleh petugas, karena pemilik rumah sedang berada di luar kota.
Basril selaku Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, mengatakan ada tiga pohon tumbang akibat hujan yang turun mengguyur Kota Padang.
"Beberapa hari belakangan ini cuaca di Kota Padang tidak menentu, kadang panas dan tiba-tiba hujan disertai angin kencang. Akibatnya ada tiga titik kejadian pohon tumbang," kata Basril.
Pohon tumbang terjadi di Rt 04/Rw 01 Parak Anau, Kelurahan Parupuk Tabiang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumbar.
"Pohon tumbang sekitar pukul 18.45 WIB menghambat akses jalan masyarakat sehingga dilaporkan kepada BPBD Kota Padang," kata Basril.
Ia mengatakan, pohon tumbang ini dibersihkan petugas pukul 19.10 WIB pada Rabu (29/6/2022), sehingga akses jalan dapat dilewati kembali.
Pohon Tumbang di Kecamatan Padang Timur
Basril selaku Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, mengatakan bahwa pohon tumbang menghambat akses jalan pada Rabu (29/6/2022) sekitar pukul 18.10 WIB.
"Pohon tumbang menyebabkan terhambatnya akses jalan di Jalan Jati depan SJS Jati, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumbar," kata Basril.
Selanjutnya dilakukan pemotongan agar akses jalan dapat kembali normal dan tidak ada gangguan.
Pohon Tumbang Timpa Rumah di Kecamatan Padang Selatan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mendapatkan laporan adanya pohon tumbang menimp rumah masyarakat.
Basril menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi tepatnya di Rt 03 Rw 03, Kelurahan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang.
"Itu merupakan pohon kedondong dengan panjang 13 meter berdiameter 60 cm menimpa rumah warga. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," katanya.
Akibat kejadian ini diperkirkan kerugian Rp 2,5 juta rupiah dan anggota TRC PB BPBD Kota Padang melakukan pembersihan pohon tumbang tersebut.
Pohon Tumbang di Jalan Raden Saleh
Basril menyebutkan pohon ini tumbang pada terjadi beberapa hari Jumat (24/6/2022) di Jalan Raden Saleh, Kelurahan Rimbo Kaluang, Kecamatan Padang barat.
"Kejadian ini menimpa rumah dan baru dikerjakan pembersihannya hari ini karena pemilik rumah tidak berada di Kota Padang," kata Basril.
Basril pun meminta pihak Kelurahan Rimbo Kaluang berkoordinasi dengan pemilik rumah untuk meminta izin terkait pembersihan pohon tumbang ini.
"Pemilik rumah berada di Bengkulu dan posisi pohonnya agak sulit dipotong. Bisa membahayakan petugas yang sedang bekerja," katanya.
Oleh karena itu pihaknya dibantu oleh satu unit mobil crane dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang.
"Telatnya mengevakuasi pohon ini karena perlunya anilisa agar tidak ada korban dan ada koordinasi dengan pemilik rumah," katanya.(TribunPadang.com/Rezi Azwar)
(TribunPadang.com/Rezi Azwar).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/pohon-tumbang-jalan-diponegoro-padang.jpg)