Kota Pariaman

Kasus Duda yang Dilaporkan Sebar Foto, tak Senonoh Janda Padang Pariaman: Polisi Jerat Pakai UU ITE

Seorang duda anak satu, M (38) terduga pelaku penyebaran foto tak senonoh seorang janda harus berhadapan dengan hukum.

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Emil Mahmud
ISTIMEWA
Proses pemeriksaan yang dilakukan penyidik Polres Pariaman atas laporan seorang korban janda anak tiga, yang dirugikan atas ulah seorang lelaki, yang menyebar foto tak senonoh korban pelapor, Kamis (9/6/2022). 

TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN - Seorang duda anak satu, M (38) terduga pelaku penyebaran foto tak senonoh seorang janda harus berhadapan dengan hukum.

Pihak kepolisian menjerat oknum Warga Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat dengan Undang-undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Kapolres Pariaman AKBP Abdul Aziz melalui Kasat Reskrim Polres Kota Pariaman AKP Muhamad Arvi berujar, Polisi Pariaman bakal menjerat tersangka dengan Pasal 27 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Dengan ancaman 6 tahun penjara," terang AKP Muhammad Arvi kepada wartawan, Kamis (9/6/2022).

Kasus penyebaran atau mengancam dengan foto nirbusana, karena lamaran ditolak, sebelumnya juga pernah ditangani oleh Polres Pariaman.

"Masyarakat belum mengetahui bagaimana caranya bermedia sosial. Apa-apa saja diunggah di media sosial," ujar kasat.

Sementara itu, M mengaku sudah melakukan hubungan suami istri dengan korban sehingga dirinya ingin menikahinya guna mempertanggungjawabkan perbuatannya itu.

Baca juga: Foto tak Senonoh Janda Anak Tiga, Tersebar di Medsos, Seorang Duda Dilaporkan ke Polres Pariaman

Dilaporkan Sebar Foto Tak Senonoh

Dilansir TribunPadang.com, Polres Pariaman menerima pengaduan dari seorang janda beranak tiga warga Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman IY (39) atas penyebaran foto tidak senonoh dirinya di media sosial (Medsos).

Korban melaporkan kelakukan seorang duda beranak satu warga Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat M (38), atas perlakuannya tersebut.

Pada akhirnya, atas ulahnya tersebut lantas M dijemput oleh petugas Polres Pariaman, Kamis (8/6/2022).

Tersangka M melakukan penyebaran foto tidak senonoh IY di akun Facebook, yang ia buat dengan alasan karena ajakan menikahnya ditolak.

Proses pemeriksaan yang dilakukan penyidik Polres Pariaman atas laporan seorang korban janda anak tiga, yang dirugikan atas ulah seorang lelaki, yang menyebar foto tak senonoh korban pelapor, Kamis (9/6/2022).
Proses pemeriksaan yang dilakukan penyidik Polres Pariaman atas laporan seorang korban janda anak tiga, yang dirugikan atas ulah seorang lelaki, yang menyebar foto tak senonoh korban pelapor, Kamis (9/6/2022). (ISTIMEWA)

"Tersangka membuat akun Facebook dengan menggunakan nama korban dan membagikan foto tidak senonoh seorang perempuan (korban) di akun Facebook yang dikelolanya itu," kata Kapolres Pariaman AKBP Abdul Azis melalui Kasat Reskrim Polres Kota Pariaman AKP Muhamad Arvi saat jumpa pers di Pariaman, Kamis (9/6/2022).

AKP Arvi  mengatakan alasan tersangka membagikan foto tersebut, karena korban menolak diajak menikah.

Melalui alasan ini M lalu membagikan, yang awalnya berupa tulisan atau status senonoh yang dilanjutkan dengan menyebarkan foto korban di media sosial.

Merasa terganggu, korban melaporkan perbuatan tersangka ke Polres Pariaman, sehingga pada Rabu (8/6/2022) sekitar pukul 16.00 WIB dilakukan penangkapan terhadap M.

"Korban yang langsung melaporkan atas tindakan terduga M, yang ini merupakan delik aduan," katanya.

Ia menyebutkan adapun barang bukti pada kasus tersebut yaitu sebuah gawai atau telepon pintar atau Smartphone, yang digunakan mengunggah status dan foto korban serta tangkapan layar status dan foto tersebut.(TribunPadang.com/Rahmat Panji)


 
 
 

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved