Sang Pematah Rekor Tak Terkalahkan AS Roma Kembali Digeser AC Milan

Sesaat setelah mengalahkan AS Roma, anak asuh Simone Inzaghi itu pun menggeser AC Milan yang ada di puncak klasemen.

Editor: afrizal
Vincenzo PINTO / AFP
Gelandang Inter Milan asal Kroasia Ivan Perisic (tengah) melakukan sundulan saat bek Roma Italia Gianluca Mancini (kanan) menyaksikan pertandingan sepak bola Serie A Italia antara AS Roma dan Inter pada 4 Desember 2021 di stadion Olimpiade di Roma. 

TRIBUNPADANG.COM- Inter Milan menjadi tim yang mematahkan rekor tak terkalahkan AS Roma.

Tercatat, anak asuh Jose Mourinho sudah 12 kali laga beruntun pernah kalah.

Rekor manis itu pun akhirnya diruntuhkan Inter Milan dalam laga akhir pekan Sabtu (23/4/2022).

Bermain 3-1, AS Roma harus mengakui Inter Milan.

Baca juga: Laga Inter Milan vs AS Roma: Isu Liar Terpa Jose Mourinho, Dituding Main Sabun Lawan Mantan Timnya

Baca juga: Kondisi Inter Milan Jelang Lawan AS Roma

Sesaat setelah mengalahkan AS Roma, anak asuh Simone Inzaghi itu pun menggeser AC Milan yang ada di puncak klasemen.

Melansir TribunKaltim, Inter Milan hancurkan pertahanan AS Roma asuhan Jose Mourinho dengan gol 7 sentuhan yang bermuara tembakan Denzel Dumfries.

Melalui skema permainan menawan, Denzel Dumfries mencetak gol pertama Inter Milan saat menyikat AS Roma di San Siro, Sabtu (23/4/2022).

Pada duel pekan ke-34 Liga Italia, gol bek sayap timnas Belanda memorak-porandakan pertahanan tim asuhan Jose Mourinho dengan hanya 7 sentuhan.

Prosesnya juga melibatkan 7 pemain berbeda yang diawali operan kiper Samir Handanovic.

Secara beruntun, Handanovic mengoper kepada Federico Dimarco, Dimarco ke Ivan Perisic, Perisic ke Lautaro Martinez, Martinez ke Edin Dzeko, Dzeko ke Hakan Calhanoglu.

Dari Calhanoglu, bola dikirim dengan umpan terobosan pembelah pertahanan untuk disambut Dumfries, yang melakukan sprint agar lepas dari perangkap offside.

Melesat sendirian, Dumfries mengontrol bola sekali, lalu melepaskan tembakan mendatar yang meluncur di bawah badan kiper Rui Patricio.

Sebuah gol yang makin menegaskan keampuhan Inzaghi-ball, sebutan untuk gaya permainan Inter Milan di bawah asuhan Simone Inzaghi.

Proses serangan kilat satu sentuhan yang terbangun secara sistematis ini memang jadi andalan Nerazzurri.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved