Polda Sumbar Amankan 4 Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kabupaten Pasaman dan Sijunjung

Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) mengungkap tindak pidana penambangan emas tanpa izin atau illegal mining pada tiga TKP di Sumbar.

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Rizka Desri Yusfita
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Polda Sumbar saat menunjukkan bukti kegiatan illegal mining yang dilakukan pelaku, Senin (28/3/2022). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) mengungkap tindak pidana penambangan emas tanpa izin atau illegal mining pada tiga TKP di Provinsi Sumbar, Senin (28/3/2022).

Satu TKP berlokasi di pinggiran aliran sungai Batang Kuantan, Jorong Siluka, Kenagarian Durian Gadang, Kecamatan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung, Sumbar.

Sementara, dua TKP lainnya berlokasi di Jorong Lanai Hilir Bandar Padang Pembangunan, Kenagarian Cubadak, Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman, Sumbar.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, mengatakan pengungkapan tindak pidana illegal mining ini terjadi pada, Kamis (24/3/2022).

"Pengungkapan kasus ini mendapat support dari Kapolda Sumbar. Zero toleransi bagi illegal mining dan ilegal logging," kata Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto.

Baca juga: Polda Tegaskan Berita OTT KPK di Sumbar Adalah Hoaks, Satake: KPK Saja Bertanya ke Kita

Baca juga: Polda Sumbar akan Tindak Pelaku Penimbunan Minyak Goreng, Humas Polda: Saat Ini Sumbar Masih Aman

Baca juga: 16 Terduga Teroris Diamankan Densus 88 di Sumbar, Humas Polda Sumbar: Kasus Masih Dalam Pengembangan

Ia menjelaskan, ada empat pelaku yang diamankan dalam pengungkapan ini dan telah diamankan di Mapolda Sumbar.

Penangkapan di Kabupaten Sijunjung diamankan pelaku berinisial S panggilan P (54) warga Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta.

Selanjutnya inisial S panggilan A (35) warga Kelurahan Kaplongan Lor, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat.

"Selanjutnya untuk pengungkapan di Kabupaten Pasaman diamankan pelaku berinsial MI panggilan I (29) warga Kelurahan Padang Tarok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam," ujarnya.

Selanjutnya, pelaku kedua yang diamankan di Kabupaten Pasaman berinisial S alias U (47) warga Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Kabupaten Solok Selatan.

"Untuk penangkapannya ada di aliran sungai dan hutan. Perkembangan lebih lanjut untuk pelaku lainnya masih dalam prosea penyidikan," katanya.

Dirreskrimsus Polda Sumbar, Kombes Pol Adip Rojikan mengatakan dampak dari kegiatan illegal mining ini sangat luar biasa.

"Kita mengamankan empat tersangka dari tiga TKP. Dua pelaku dari Kabupaten Pasaman dan dua dari Kabupaten Sijunjung. Terhadap semua pelaku ini akan dilakukan proses," kata Kombes Pol Adip Rojikan.

Kata dia, para pelaku ini telah melanggar Pasal 158 Undang-undang Nomor 3 tahun 2020 tetang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

"Tidak hanya sampai di sana, kami akan melakukan pengawasan dan pengendalian terkait pelaku lainnya di lapangan. Kami akan terus melakukan proses sehingga berkas tersebut sampai P21," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved