Provinsi Sumatera Barat

Soal Larangan Bukber ASN hingga Open House Pejabat, Gubernur Mahyeldi: Takkan Lakukan Kalau Dilarang

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi menyikapi serua Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang mengatur khusus kepada pejabat hingga aparatur

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Emil Mahmud
Istimewa/Dok.Diskkominfotik Sumbar
Gubernur Sumbar Mahyeldi 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi menyikapi serua Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang mengatur khusus kepada pejabat hingga aparatur sipin negara (ASN)

Menurut Mahyeldi, apabila memang ada hal tersebut, maka pihaknya tidak akan melakukan kegiatan yang dimaksud.

"Kalau memang dilarang mengadakan buka bersama, kami tidak akan lakukan," ujar Gubernur Mahyeldi Ansharullah, Senin (28/3/2022).

Melalui tanggapan ini jelas seluruh aparatur sipil negara (ASN) dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tidak diperkenankan menggelar buka puasa bersama dan open house selama Bulan Ramadhan.

"Kami akan ikuti arahan dari pusat, karena ini menyangkut kepentingan bersama juga," jelasnya. 

Sebelumnya, Presiden RI  Joko Widodo saat jumpa pers melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (23/3/2022), menyerukan kepada para pejabat hingga aparatur sipil negara (ASN) masih dilarang untuk mengadakan acara buka puasa bersama dan open house atau halal bihalal.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Jokowi, melaksanakan salat Idulfitri 1442 H di halaman Gedung Induk Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (13/5/2021) pagi.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Jokowi, melaksanakan salat Idulfitri 1442 H di halaman Gedung Induk Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (13/5/2021) pagi. (Istimewa/Dok.Sekretariat Presiden)

Jumpa Pers Presiden RI

Dilansir dari kompas.tv bahwa pemerintah telah membuka kelonggaran bagi masyarakat yang ingin melaksanakan mudik untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 2022 di kampung halaman.

Presiden Joko Widodo menyatakan pelonggaran ini setelah mencermati pandemi Covid-19 di tanah yang terus membaik. 

Selain memperbolehkan mudik, umat Islam juga bisa kembali menjalankan ibadah salat tarawih berjemaah di masjid, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Namun untuk para pejabat hingga aparatur sipil negara (ASN) masih dilarang untuk mengadakan acara buka puasa bersama dan open house atau halal bihalal.

"Untuk pejabat dan pegawai pemerintah, kita masih melarang untuk melakukan buka puasa bersama dan juga open house," ujar Presiden Jokowi saat jumpa pers melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (23/3/2022).

Pelonggaran juga diberikan bagi pelaku perjalanan luar negeri. 

Presiden Jokowi menyatakan pelaku perjalanan dari luar negeri yang tiba melalui bandara di seluruh Indonesia, tidak perlu lagi melewati karantina. 

Namun, pemerintah tetap mewajibkan pelaku perjalanan yang tiba dari luar negeri untuk melakukan tes usap PCR.

"Kalau tes PCR-nya negatif, silakan langsung keluar dan bisa beraktivitas. Kalau tes PCR-nya positif, akan ditangani oleh Satgas Covid-19," ujar Presiden.

Presiden Jokowi juga meminta agar masyarakat tetap menjaga situasi pandemi yang membaik ini.

Kuncinya yakni dengan disiplin menjalani protokol kesehatan, seperti menggunakan masker dan menjaga jarak.

"Semoga tren yang semakin membaik ini dapat kita pertahankan. Saya minta kita semuanya tetap menjalankan protokol kesehatan, disiplin menggunakan masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak," ujar Presiden.(*/TribunPadang.com/Rahmat Panji)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved