Opini Citizen Journalism

Antara Kisah Inspiratif dan Opini: Kamu Kejam, tidak Objektif, dan Saya Bagaimana?

Penulis sangat menyukai kutipan yang entah siapa yang menuliskannya. Secara jelas, dalam kutipan ini terkandung pesan yang sangat dalam. Maju dan

Editor: Emil Mahmud
Tribunnews.com
Ilustrasi Bekerja 

Oleh Ike Revita, Penulis adalah Dosen Jurusan Sastra Inggris FIB Universitas Andalas

MAJULAH tanpa menyingkirkan orang lain. Naiklah tinggi tanpa menjatuhkan orang lain - Anonim

Penulis sangat menyukai kutipan yang entah siapa yang menuliskannya. Secara jelas, dalam kutipan ini terkandung pesan yang sangat dalam. Maju dan naik tanpa harus menghancurkan orang lain.

Apakah itu bisa?

Jawabannya adalah ‘bisa’ dan bahkan ‘sangat bisa’.

Apakah ada yang tidak bisa?

Jawabannya adalah ada.

Artikel ini akan dimulai dari beberapa kisah inspiratif pengalaman teman-teman penulis. Pertama adalah pengalaman dari seorang teman yang sangat patuh dengan aturan.

Teman ini akan berjalan sesuai aturan. Meskipun terkesan kaku, justru banyak pembelajaran yang dapat dijadikan contoh.

Kesabaran teman ini walau dibenci atas kejujurannya hingga kemudian pengkhianatan dilakukan oleh  sahabatnya sendiri. Teman ini ditohok dari belakang oleh orang yang sehilir-semudik dan seiya- sekata dalam banyak kegiatan dengannya.

Teman ini awalnya tidak percaya atas pengkhianatan ini karena pikiran positif selalu terkonstruksi dalam pikirannya.

Seorang teman dekat yang sudah dianggap seperti saudara tidak mungkin menggunting dalam lipatan. Waktu akhirnya membuktikan bahwa pengkhiatan itu ada.

Hal yang sangat menarik adalah teman ini tidak merasa dendam kepada orang yang sudah mengkhianatinya tersebut.

Walau jarak mereka agak renggang, kebaikan dan bantuan selalu diberikan teman ini. Penulis menjadi bertanya, dari apakah hati teman ini terbuat.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved