Piala FA

Hasil Chelsea vs Luton Town: Romelu Lukaku Kembalikan Kepercayaan Tuchel, untuk Jadi Starting Eleven

BOMBER Chelsea, Rolemu Lukaku menjadi pembeda berkat sumbangan satu gol pada menit 78', hingga membuat The Blues menang dengan skor tipis 3-2.

Editor: Emil Mahmud
TWITTER.COM/INTER
Ilustrasi: Aksi Romelu Lukaku berduel dengan Francesco Acerbi dalam laga Inter Vs Lazio pada lanjuan pekan ke-5 Liga Italia, di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (25/9/2019) atau Kamis dini hari WIB. 

BOMBER Chelsea, Rolemu Lukaku menjadi pembeda berkat sumbangan satu gol pada menit 78', hingga membuat The Blues menang dengan skor tipis 3-2.

Romelu Lukaku sukses menjadi aktor kemenangan Chelsea di laga melawan Luton Town dalam gelaran FA Cup pada Kamis (3/3/2022).

Artinya, Romelu Lukaku mulai mengembalikan kepercayaan sang Pelatih Thomas Tuchel untuk memasangnya jadi starting eleven (XI) dalam laga berikutnya.

Meski hanya mencetak gol melawan tim divisi 3 Inggris, gol yang dicetak Lukaku begitu penting untuk menambah rasa percaya dirinya.

Usai tampil buruk melawan Crystal Palace dengan hanya menciptakan tujuh sentuhan sepanjang 90 menit, Lukaku tak dilirik Tuchel untuk bermain dari menit awal dalam dua laga beruntun Chelsea.

Barulah di laga FA Cup kesempatan untuk kembali tampil sebagai starter didapatkan oleh pria asal Belgia itu.

Harga Lukaku yang mencapai 100 juta euro, dan ekspektasi tinggi yang tertuju padanya oleh jutaan pasang mata membuat namanya menjadi bulan-bulanan saat tampil mengecewakan.

Padahal, ia terhitung masih menjadi top skor Chelsea di musim ini dengan torehan 10 gol dari 29 pertandingan.

Namun, harganya yang setinggi langit dan melihat ketajamannya bersama Inter Milan jelas 10 gol yang ia ciptakan masih terasa sangat kurang.

Ia adalah bomber yang diharapkan selalu mencetak gol di tiap pertandingan dan masuk dalam daftar top skor baik liga domestik maupun kontinental.

Sayangnya, Lukaku gagal menjawab ekspetasi tersebut.

Keluhannya di wawancara bersama Sky Sports yang sempat ramai diperbincangkan adalah bukti nyata bahwa ia tak nyaman bermain bersama Chelsea di bawah komando Tuchel.

Ya, sebelum Lukaku sukses mencetak dua gol di dua pertandingan berturut-turut di Liga Inggris pada 27 & 30 Desember 2021, ia sempat mengalami paceklik gol yang berkepanjangan.

Seakan kehilangan tajinya, Romelu Lukaku mengalami paceklik gol di 12 laga Chelsea, baik di kancah domestik maupun kontinental.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved