Breaking News:

Satgas Penanganan Covid-19 Padang Catat Ada 59 Kasus Konfirmasi Positif

Total jumlah kasus virus Corona di Kota Padang tercatat sebanyak 5.627 orang hingga, Selasa (1/3/2022) pagi.

Penulis: Panji Rahmat | Editor: afrizal
TRIBUNNEWS.COM/JEPRIMA
Ilustrasi: Pasien Covid-19 

Laporan Reporter TribunPadang.com, Rahmat Panji

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Satuan tugas (Satgas)penanganan Covid-19 Kota Padang mencatat ada penambahan 59 kasus terkonfirmasi, Senin (28/2/2022).

Total jumlah kasus virus Corona di Kota Padang tercatat sebanyak 5.627 orang hingga, Selasa (1/3/2022) pagi.

Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Padang Barlius membenarkan bahwa ada penambahan 59 kasus terkonfirmasi di Kota Padang.

Baca juga: Angka Positif Covid-19 Sumbar Bertambah 393 Kasus, Sebanyak 205 orang Dinyatakan Sembuh

Tercatat, hingga saat ini angka kesembuhan bertambah 127 sehingga total jumlah angka kesembuhan per Senin (28/2/2022) 2.164 orang.

Selain itu total pasien yang meninggal karena Covid 19 di Kota Padang, Selasa (1/3/2022) ada 5 orang.

Sisa kasus konfirmasi positif sebanyak 3.458 kasus diantaranya 119 kasus di rawat dan 3.339 kasus isolasi.

Karena pandemi belum berakhir, warga diminta tetap waspada dari paparan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan serta vaksinasi Covid-19.

Sebelumnya diketahui Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Padang Melinda Wilma menjelaskan bahwa ada beberapa gejala varian Omicron yang harus diantisipasi oleh masyarakat.

Gejala dari omicron yaitu, batuk kering, tenggorokan gatal, letih, hidung tersumbat, demam, mual, nafas pendek dan kesusahan nafas serta diare.

Selain itu gejala yang harus diwaspadai yaitu infeksi mata, terjadi ruam dan gatal pada kulit.

Melinda juga menambahkan penularan Covid-19 ini bisa terjadi karena tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita Covid-19

Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita Covid-19

Kontak jarak dekat dengan penderita Covid-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan.

Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah.

"Melihat kondisi seperti ini saya harap masyarakat terus memperketat penerapan protokol kesehatan," jelasnya.

Ia menambahkan masyarakat yang belum divaksin agar bisa segera melakukan vaksinasi.(*)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved