Update Corona Kota Padang, Ada Penambahan 330 Kasus Baru Covid-19

Satuan tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Kota Padang mencatat ada penambahan 330 kasus terkonfirmasi, Kamis (17/2/2022).

Penulis: Panji Rahmat | Editor: afrizal
AFP/LIONEL BONAVENTURE
OMICRON - Foto Ilustrasi ini diambil di Toulouse, barat daya Prancis, pada 1 Desember 2021 menunjukkan jarum suntik dan layar yang menampilkan Omicron, nama varian baru covid 19. - Omicron telah menjadi jenis virus corona utama di Prancis di mana jumlah infeksi telah mengalami peningkatan besar dalam beberapa hari terakhir, kata badan kesehatan masyarakat negara itu. "62,4 persen tes menunjukkan profil yang kompatibel dengan varian Omicron" pada awal minggu ini, dibandingkan dengan 15 persen pada minggu sebelumnya, kata agensi tersebut. (Lionel BONAVENTURE / AFP) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rahmat Panji

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Satuan tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Kota Padang mencatat ada penambahan 330 kasus terkonfirmasi, Kamis (17/2/2022).

Dengan demikian total jumlah kasus Covid-19 di Kota Padang tercatat sebanyak 2.437 orang hingga, Jumat (18/2/2022).

Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Padang Barlius membenarkan bahwa ada penambahan 330 kasus terkonfirmasi di Kota Padang hingga Jumat (18/2/2022).

Baca juga: Populer Padang: Kebakaran Labor Praktik Mahasiswa Universitas Baiturrahmah, Covid-19 Terus Meningkat

Baca juga: Positif Covid-19 Sumbar Tembus 521 Orang dalam Sehari, Dua Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

Tercatat, hingga saat ini angka kesembuhan bertambah 86 sehingga berada di angka 493 orang.

Sisa kasus konfirmasi positif sebanyak 1.943 kasus diantaranya 56 kasus di rawat dan 1.887 kasus isolasi.

Karena pandemi belum berakhir, warga diminta tetap waspada dari paparan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan serta vaksinasi Covid-19.

Sebelumnya diketahui Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Padang Melinda Wilma menjelaskan bahwa ada beberapa gejala varian Omicron yang harus diantisipasi oleh masyarakat.

Gejala dari omicron yaitu, batuk kering, tenggorokan gatal, letih, hidung tersumbat, demam, mual, nafas pendek dan kesusahan nafas serta diare.

Selain itu gejala yang harus diwaspadai yaitu infeksi mata, terjadi ruam dan gatal pada kulit.

Baca juga: Kasus Covid-19 Sumbar Diduga akibat Omicron, Ini Kriteria Sembuh & Selesai Isolasi Bagi Pasien

Baca juga: Satu dari Empat Kasus Positif Covid-19 Aktif di Kabupaten Sijunjung Probable Omicron

Melinda juga menambahkan penularan Covid-19 ini bisa terjadi karena tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita Covid-19.

Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita Covid-19

Kontak jarak dekat dengan penderita Covid-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan

Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah.

"Melihat kondisi seperti ini saya harap masyarakat terus memperketat penerapan protokol kesehatan," jelasnya

Ia menambahkan masyarakat yang belum divaksin agar bisa segera melakukan vaksinasi. (*)

 

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved