Update Corona Kota Padang, Ada Penambahan 330 Kasus Baru Covid-19
Satuan tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Kota Padang mencatat ada penambahan 330 kasus terkonfirmasi, Kamis (17/2/2022).
Penulis: Panji Rahmat | Editor: afrizal
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rahmat Panji
TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Satuan tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Kota Padang mencatat ada penambahan 330 kasus terkonfirmasi, Kamis (17/2/2022).
Dengan demikian total jumlah kasus Covid-19 di Kota Padang tercatat sebanyak 2.437 orang hingga, Jumat (18/2/2022).
Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Padang Barlius membenarkan bahwa ada penambahan 330 kasus terkonfirmasi di Kota Padang hingga Jumat (18/2/2022).
Baca juga: Populer Padang: Kebakaran Labor Praktik Mahasiswa Universitas Baiturrahmah, Covid-19 Terus Meningkat
Baca juga: Positif Covid-19 Sumbar Tembus 521 Orang dalam Sehari, Dua Warga Dilaporkan Meninggal Dunia
Tercatat, hingga saat ini angka kesembuhan bertambah 86 sehingga berada di angka 493 orang.
Sisa kasus konfirmasi positif sebanyak 1.943 kasus diantaranya 56 kasus di rawat dan 1.887 kasus isolasi.
Karena pandemi belum berakhir, warga diminta tetap waspada dari paparan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan serta vaksinasi Covid-19.
Sebelumnya diketahui Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Padang Melinda Wilma menjelaskan bahwa ada beberapa gejala varian Omicron yang harus diantisipasi oleh masyarakat.
Gejala dari omicron yaitu, batuk kering, tenggorokan gatal, letih, hidung tersumbat, demam, mual, nafas pendek dan kesusahan nafas serta diare.
Selain itu gejala yang harus diwaspadai yaitu infeksi mata, terjadi ruam dan gatal pada kulit.
Baca juga: Kasus Covid-19 Sumbar Diduga akibat Omicron, Ini Kriteria Sembuh & Selesai Isolasi Bagi Pasien
Baca juga: Satu dari Empat Kasus Positif Covid-19 Aktif di Kabupaten Sijunjung Probable Omicron
Melinda juga menambahkan penularan Covid-19 ini bisa terjadi karena tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita Covid-19.
Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita Covid-19
Kontak jarak dekat dengan penderita Covid-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan
Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah.
"Melihat kondisi seperti ini saya harap masyarakat terus memperketat penerapan protokol kesehatan," jelasnya
Ia menambahkan masyarakat yang belum divaksin agar bisa segera melakukan vaksinasi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/OMICRON-Foto-Ilustrasi-ini-diambil-di-Toulouse-barat-daya-Prancis.jpg)