Corona Sumbar

10 Warga Kabupaten Agam Terpapar Covid-19, Tersebar di Tanjung Raya, IV Koto, dan Tilatang Kamang

10 orang warga Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dikabarkan kini terpapar virus Covid-19.

Penulis: Wahyu Bahar | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNNEWS.COM/JEPRIMA
Ilustrasi: Pasien Covid-19 di Indonesia 

TRIBUNPADANG.COM, AGAM - 10 orang warga Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dikabarkan kini terpapar virus Covid-19.

Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Hendri Rusdian pada Rabu (2/2/2022) hari ini.

"Hingga hari Selasa (1/2/2022) kemarin, memang sudah 10 orang warga Agam yang terpapar Covid-19," ujar Hendri Rusdian kepada wartawan pada Rabu, hari ini.

"Hingga Rabu (27/1/2022) tercatat lima kasus, namun kemarin kami menerima laporan adanya penambahan lima kasus," tambah Hendri Rusdian.

Sampai saat ini, terdata sebanyak 10 orang yang terpapar tengah menjalani isolasi, tiga di antaranya isolasi di rumah sakit atau RS.

Baca juga: Angka Positf Covid-19 Kembali Naik di Sumbar, Pemkab Sijunjung Masih Pantau Situasi Kedepan

Ilustrasi Covid-19 Varian Omicron.
Ilustrasi Covid-19 Varian Omicron. (KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo)

Baca juga: Ini Kata Pakar Kesehatan PKLH UNP Terkait Guru dan Murid SDN 24 Ujung Gurun Positif Covid 19

Sementara tujuh orang lainnya, hingga kini masih menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Lebih lanjut, 10 kasus aktif itu tersebar di tiga kecamatan, masing-masing dua kasus di Tanjung Raya, tiga kasus di IV Koto, dan lima kasus di Tilatang Kamang.

Adanya penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 ini, hingga Selasa (1/2/2022) total sudah 7.818 orang yang terpapar Covid-19 sejak kasus pertama pada bulan Mei 2020.

Sedangkan, Dinas Kesehatan Kabupaten Agam mencatat, 7.597 orang diantaranya dinyatakan sembuh, dan 211 orang lainnya meninggal dunia.

Hendri Rusdian mengatakan, penambahan kasus positif Covid-19 itu adalah pertanda agar masyarakat tidak boleh lengah menjaga kesehatan, dan menaati protokol kesehatan.

"Meskipun level PPKM turun masyarakat diminta untuk terus menerapkan protokol kesehatan, sebab penularan Covid-19 cuma bisa dicegah dengan penerapan prokes," ujar Kadis Kesehatan Kabupaten Agam.(TribunPadang.com/Wahyu Bahar)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved