Breaking News:

Jaksa Agung ST Burhanuddin Lantik Pimpinan Tinggi Madya, Ada Jampidsus, dan Wakil Jaksa Agung

SEJUMLAH pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Kejaksaan Agung RI mengalami rotasi sekaligus pergantian untuk beberapa formasi.

Editor: Emil Mahmud
Tribunnews.com/Igman Ibrahim
Jaksa Agung RI ST Burhanuddin mengambil sumpah jabatan dan melantik sejumlah pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Kejaksaan Agung RI. 

SEJUMLAH pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Kejaksaan Agung RI mengalami rotasi sekaligus pergantian untuk beberapa formasi.

Sebelumnya, Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin mengambil sumpah jabatan dan melantik sejumlah pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Kejaksaan Agung RI.

Seiring momentum tersebut, ada empat pejabat baru yang dilantik pada Senin 10 Januari 2022.

Pelantikan itu berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 180/TPA Tahun 2021 tanggal 31 Desember 2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kejaksaan Agung RI.

"Kegiatan prosesi mutasi dan promosi ini adalah suatu hal yang wajar dalam roda perputaran organisasi sebagai suatu kebutuhan institusi untuk lebih meningkatkan optimalisasi kinerja,” kata Burhanuddin dalam keterangannya, Senin (10/1/2022).

Ia menyampaikan setiap tugas dan jabatan yang diberikan merupakan sebuah kepercayaan yang membawa konsekuensi amanah dan tanggung jawab untuk dilaksanakan dengan penuh kesungguhan, kerja keras, dan keikhlasan.

Baca juga: Polisi Lakukan Penyelidikan Terkait Aksi Tawuran di Padang, Tewaskan Seorang Remaja

Jaksa Agung RI ST Burhanuddin mengambil sumpah jabatan dan melantik sejumlah pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Kejaksaan Agung RI.
Jaksa Agung RI ST Burhanuddin mengambil sumpah jabatan dan melantik sejumlah pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Kejaksaan Agung RI. (Tribunnews.com/Igman Ibrahim)

Burhanuddin mengharapkan pejabat yang dilantik dapat berperan aktif dalam menyusun strategi kebijakan dan membantu pelaksanaan tugas pembinaan, pengembangan, dan penguatan organisasi Kejaksaan.

"Penerapan nilai-nilai integritas, profesionalitas, dan kesahajaan dalam setiap pelaksanaan tugas kita adalah benteng pertahanan diri yang akan menyelamatkan kita dari segara perbuatan tercela yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, dan institusi.

Bekerja tanpa nilai integritas, profesionalitas, dan kesahajaan sama halnya bekerja tanpa hati nurani dan saya tidak akan memberikan toleransi bagi siapa saja yang menyalahgunakan jabatan untuk mencari keuntungan pribadi karena institusi harus terus tumbuh menjadi lebih baik dari waktu ke waktu,” tukas Burhanuddin.

Adapun Sunarta yang sebelumnya menjabat Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI akan menjabat sebagai Wakil Jaksa Agung Kejaksaan Agung RI.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved