Breaking News:

Belum Capai Target 70 Persen, BINDA Sumbar Lanjutkan Vaksinasi di 8 Daerah

Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) belum mencapai target vaksinasi 70 persen di akhir tahun. Merujuk data rilis Kementerian Kesehatan saat ini persenta

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
Ist/ BINDA Sumbar
BINDA Sumatra Barat hari ini melaksanakan vaksinasi di delapan wilayah, Rabu (5/1/2022) 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) belum mencapai target vaksinasi 70 persen di akhir tahun.

Merujuk data rilis Kementerian Kesehatan saat ini persentase capaian vaksinasi Sumatera Barat baru 68,47 persen untuk dosis pertama dan 43,43 persen untuk dosis kedua. 

Kepala BINDA Sumbar Hendra mengatakan, capaian ini rentan terhadap penyebaran varian Omicron yang saat ini sudah melanda ratusan negara.

Baca juga: Capai 79 Persen Angka Vaksinasi, Kadis Kesehatan Padang Dipindahkan ke Perpustakaan dan Kearsipan

Baca juga: Sumbar Disorot Lagi karena Target Vaksinasi di Bawah 70 Persen, Berapa Sih Capaian Dosis 1 dan 2?

"Untuk mencapai target 70 persen, BINDA Sumatera Barat hari ini melaksanakan vaksinasi di delapan wilayah," kata Hendra.

Delapan wilayah tersebut yakni Kota Sawahlunto, Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, Agam, Solok, Limapuluh Kota, Tanah Datar, dan Kabupatwn Pesisir Selatan dengan target peserta sebanyak 10 ribu orang yang terdiri dari masyarakat umum, pelajar dan anak usia 6-11 tahun.

Baca juga: Sumatera Barat Termasuk 7 Daerah yang Belum Capai Target 70 Persen Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama

Baca juga: Lokasi Vaksinasi Covid-19 di Nanggalo Padang, Warga Tinggal Bawa KTP atau Kartu Keluarga

Hendra berharap target ini akan tercapai lebih sehingga persentase 70 persen tercapai dan kekebalan kelompok terwujud.

BINDA Sumbar kembali mengajak seluruh masyarakat yang belum divaksin untuk segera mendatangi gerai-gerai vaksin yang ada. 

Baca juga: Lokasi Vaksinasi di Kecamatan Pauh Padang Awal Tahun 2022, Ada 4 Gerai Tersebar

Baca juga: Lokasi Vaksinasi di Kecamatan Lubuk Begalung Padang Hari Ini, Kapolsek Lubeg: Ada 3 Gerai

Program vaksinasi massal kata Hendra, tidak hanya salah satu upaya pemerintah untuk mengakhiri pandemi Covid-19 termasuk menghindari penyebaran varian Omicron. 

Namun, bagian dari cara Pemerintah untuk mengurangi tingkat resiko apabila masyarakat terinfeksi pandemi mematikan ini.

Baca juga: Sumbar Kebut Vaksinasi hingga Akhir Tahun, Dinkes: Kami Terus Berupaya Sampai Batas Kemampuan Akhir

Baca juga: H-2 Tutup Tahun - BIN Daerah Sumbar Lanjutkan Vaksinasi Massal, Sasar Lansia hingga Anak-anak

Menurut Hendra, tingkat risiko yang dialami pasien terkonfirmasi positif Covid-19 apabila sudah menerima suntikan vaksin dosis pertama dan kedua, sangat rendah jika dibandingkan dengan pasien yang belum menerima suntikan vaksin.

“Vaksin ini, mengurangi tingkat resiko apabila terinfeksi. Sejak awal Covid-19, kita tahu resiko apabila terinfeksi yakni kematian. Nah, vaksin ini lah salah satu cara untuk mengurangi tingkat resiko itu,” kata Hendra. (*)

 

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved