Breaking News:

Tugu Pasa Banda Buek : Saksi Sejarah Tragedi di Pasar Bandar, yang Menewaskan Puluhan Warga Sipil

SATU monumen bukti kekejaman Kolonial Belanda hingga kini dapat ditemukan berdirinya; Tugu Pasa Banda Buek Lubuk Kilangan, Kota Padang.

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/RAHMAT PANJI
Tugu peristiwa Pasar Bandar Buat, yang kini masuk wilayah Kecamatan Lubuk Kilangan (Luki), Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) masih terlihat berdiri kokoh.  

SATU monumen bukti kekejaman Kolonial Belanda hingga kini dapat ditemukan berdirinya; Tugu Pasa Banda Buek Lubuk Kilangan, Kota Padang.

Dari catatan sejarah yang dihimpun, TribunPadang.com, bahwa kembali pada pasca kemerdekaan -- tepatnya pada Tahun 1947 --ada tragedi serta peristiwa berdarah yang terjadi di sekitar Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Peristiwa itu terjadi di Pasar Bandar Buat. Kecamatan Lubuk Kilangan. Kota Padang, Provinsi Sumbar tepatnya pada 18 Januari 1947.

Kepala Seksi Cagar Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Marshalleh Adaz mengemukakan Pasar Bandar Buat sendiri merupakan satu-satunya pasar yang aktif di sekitar Kota Padang saat pasukan Belanda menyerang sendi-sendi ekonomi Kota Padang pasca kemerdekaan.

"Bicara tugu pasar Banda buek (bandar buat) pasca kemerdekaan tidak bisa kita lepaskan dari kondisi kota Padang secara keseluruhan," kata Marshalleh Adaz, yang juga ketua PPCB Kota Padang.

Sejauh ini menurutnya, Pasar Banda Buat atau Buek memiliki peranan sangat penting setelah kemerdekaan Indonesia untuk Kota Padang.

"Pasar ini menjadi penunjang perekonomian Kota Padang pasca kemerdekaan setelah Belanda kembali ke Indonesia," paparnya.

Baca juga: Pedagang Tetap Ingin Jualan di Kawasan Tugu Gempa, Petugas Satpol PP Padang Tertibkan PKL

Tugu peristiwa Pasar Bandar Buat, yang kini masuk wilayah Kecamatan Lubuk Kilangan (Luki), Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) masih terlihat berdiri kokoh. 
Tugu peristiwa Pasar Bandar Buat, yang kini masuk wilayah Kecamatan Lubuk Kilangan (Luki), Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) masih terlihat berdiri kokoh.  (TRIBUNPADANG.COM/RAHMAT PANJI)

Baca juga: Tim Pkm FIB Unand Sosialisasi Program Terpadu, Bangun Kampung Wisata Sejarah Lobang Japang di Padang

Terlebih pada saat kedatangan Belanda kembali ke Kota Padang, imbuhnya kekuatan asing itu sempat melumpuhkan Kota Padang hampir secara keseluruhan.

"Orang lebih mengutamakan keselamatan jiwa dari pada memikirkan kepentingan lainnya hanya orang yang terus berjuang dan berani melawan kedigdayaan Belanda yang tinggal di dalam Kota pada saat itu," ucap Adaz.

Dikatakan, keberadaan Pasar raya Padang yang merupakan penunjang utama ekonomi Kota Padang pada saat itu saja tidak bisa beroperasi dengan semestinya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved