Mendagri Tito Karnavian Doakan Kepala Daerah Penerima IGA 2021, Jadi Pemimpin di Kancah Nasional

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian mendoakan kepala daerah peraih Innovatife Government Award (IGA) 2021 suatu saat akan berkanca

Penulis: Wahyu Bahar | Editor: Emil Mahmud
Screenshot video IGA 2021 di kanal YouTube Badan Litbang Kemendagri
Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian saat memberikan arahannya dalam ajang IGA 2021. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian mendoakan kepala daerah peraih Innovative Government Award (IGA) 2021 suatu saat akan berkancah di tingkat nasional.

Hal tersebut dikatakan Tito saat memberikan sambutan pada ajang IGA 2021 pada hari Rabu (29/12/2021) di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kemendagri RI di Jakarta.

"Kita harapkan dan kita doakan pemimpin-pemimpin ini suatu saat akan menjadi pemimpin di tingkat nasional," ujar Tito.

Lebih lanjut, Tito mengatakan bahwa ia bangga dengan para pemimpin yang meraih prestasi tersebut.

"Saya bangga dikelilingi dan bertemu dengan pemimpin daerah yang inovatif," ucap Tito Karnavian.

Baca juga: PREVIEW Indonesia vs Thailand : Alexandre Polking Cegah, Kebangkitan Tim Merah Putih Rengkuh Juara

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian saat memberikan arahannya dalam ajang IGA 2021.
Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian saat memberikan arahannya dalam ajang IGA 2021. (Screenshot video IGA 2021 di kanal YouTube Badan Litbang Kemendagri)

Selain itu ia berharap semua peraih penghargaan bisa mendorong, kreatif, serta bisa membuat daerah itu untuk maju dan berkembang.

Mengenai ajang IGA 2021 ini, Mendagri menekankan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tapi akan memberikan iklim kompetitif bagi daerah.

"Sehingga saling berlomba untuk membuat terobosan-terobosan kreatif dan betul-betul menunjukkan kemampuan leadership yang kuat," tambah mantan Kapolri ini.

Pihaknya menjamin bahwa IGA 2021 ini sangat objektif karena tim penilainya berasal dari banyak elemen, seperti Kemendagri, Kemenkeu, KemenPAN-RB, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bappenas,

Selanjutnya, Lembaga Administrasi Negara (LAN-RI), Akademisi Universitas Indonesia, Kemitraan Partnership, serta media nasional.

"Tim penilainya kuat ini, ini gabungan, bukan kemendagri sendiri," imbuh Tito Karnavian.

Dikatakannya, ia tetap merasa prihatin dengan masih adanya yang kurang inovatif bahkan tidak bisa dinilai dalam IGA 2021.

"Saya masib prihatin adanya daerah-daerah yang tidak visa dinilai, yang kurang inovatif, masih bekerja bisnis, as usual,"

"Sibuk berkutat mengotak-ngatik anggarannya saja, sementara daerah lain sudah melompat untuk mengejar menambah PAD-nya dengan membuat terobosan kreatif, termasuk layanan publik kepada masyarakat yang lebih baik," pungkas Mendagri.(TribunPadang.com/Wahyu Bahar)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved