Padang Panjang

Harumkan Nama Padang Panjang Kota Hujan Fighter Boyong 12 Medali Taekwondo Wali Kota Solok Cup III

TI Padang Panjang dengan nama Dojang Kota Hujan Fighter berhasil menyabet 12 medali dengan berbagai kategori usia.

Editor: afrizal
Diskominfo Padang Panjang
Kota Hujan Fighter Sabet 12 Medali di Kejuaraan Taekwondo Wali Kota Solok Cup III 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG PANJANG- Dojang Kota Hujan Fighter memboyong 12 medali untuk Padang Panjang dalam Kejuaraan Taekwondo Wali Kota Solok Cup III.

Berlangsung 16-19 Desember 2021 lalu, Taekwondo Indonesia (TI) Padang Panjang Dojang Kota Hujan Fighter  ini berhasil menyabet 12 medali dengan berbagai kategori usia.

Mulai dari usia dini, pra junior, junior, hingga senior.

Baca juga: Dian Puspita Fadly Amran Presentasi di Tingkat Provinsi, Kontribusi Jadi Bunda PAUD Padang Panjang

Baca juga: Bank Nagari FC Juara Turnamen Wali Kota Padang Panjang Cup 1, Ungguli PS Pemko Sawahlunto

Prestasi yang diraih empat medali emas, satu perak, dan tujuh perunggu.

Perolehan medali dalam ajang yang diikuti perguruan Taekwondo se-Sumatera ini, disebutkan pelatih Feri (35) kepada Kominfo, Senin (20/12), bukanlah hal yang mudah.

Proses panjang latihan dilakukannya bersama dua pelatih lainnya untuk mempersiapkan 16 atlet Taekwondo yang akan berlaga pada ajang tersebut.

Latihan mingguan hingga dua bulan training center (TC) pun dilakukan demi terbentuknya atlet yang terlatih.

“Tidak selamanya mulus. Dari 16 atlet yang dipersiapkan, dua atlet tidak jadi mengikuti kejuaraan dikarenakan terkendala biaya,” ungkap Feri.

Dengan meraih medali-medali tersebut, Feri berharap akan banyak lahir atlet Taekwondo berprestasi dari Kota Padang Panjang.

Baca juga: Fadly Amran Paparkan Kearifan Lokal Tangani Covid-19: Tim Juri AK-PWI Puji Wali Kota Padang Panjang

"Saya harap dengan pencapaian ini, nantinya akan memotivasi yang lain dan lahir atlet-atlet berprestasi dari Kota Padang Panjang di ajang berikutnya," tutur pria yang akrab disapa Bayau tersebut.

Feri pun merasa bangga terhadap atlet yang dilatihnya, meskipun belum mencapai target yang diinginkan.

"Saya merasa sangat bangga, walaupun belum mencapai target semua emas. Karena kejuaraan bersifat open, lawan kita pun orang-orang yang jam terbangnya sudah jauh. Alhamdulillah bisa berkat tekad dan kerja keras," pungkas pria yang juga berprofesi sebagai security di Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang tersebut. (rls)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved