Daftar Pengaturan Tempat Wisata Selama Momentum Nataru, Batasan Wisatawan Hanya 75 Persen

MENJELANG Natal dan Tahun Baru (Nataru), pemerintah telah menyiapkan beragam peraturan untuk membatasi mobilitas masyarakat.

Editor: Emil Mahmud
Tribunnews/Jeprima
Calon penumpang menunggu jadwal keberangkatan pesawat di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (7/12/2021). Pemerintah batal menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di seluruh wilayah Indonesia pada musim libur Natal dan tahun baru (Nataru). kebijakan itu didukung oleh vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Jawa-Bali yang sudah mencapai 76 persen. Sementara itu, vaksinasi Covid-19 dosis kedua telah mendekati 56 persen. 

MENJELANG Natal dan Tahun Baru (Nataru), pemerintah telah menyiapkan beragam peraturan untuk membatasi mobilitas masyarakat.

Hal ini dilakukan demi mencegah penularan Covid-19 di Indonesia, karena berdasarkan pengalaman sebelumnya libur panjang selalu menimbulkan peningkatan kasus.

Ditambah lagi sekarang ini telah muncul varian Covid-19 baru, Omicron yang harus diwaspadai.

Peraturan tersebut telah tercantum di Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 66 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 pada Saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022.

Peraturan ini berlaku mulai 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022.

Dalam Inmendagri tersebut, salah satunya diatur terkait pengaturan tempat wisata.

Mengingat biasanya masyarakat memanfaatkan momen Nataru untuk berwisata bersama keluarga atau kerabat.

Pengaturan Tempat Wisata

Berikut daftar aturan tempat wisata berdasarkan Inmendagri Nomor 66 Tahun 2021, dikutip dari laman resmi setkab.go.id, Sabtu (11/12/2021):

  • Meningkatkan kewaspadaan pada objek wisata khususnya untuk daerah-daerah sebagai destinasi pariwisata favorit, antara lain: Bali, Bandung, Bogor, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Medan, dan lain-lain.
  • Mengidentifikasi tempat wisata yang menjadi sasaran liburan di setiap kabupaten/kota agar memiliki protokol kesehatan yang baik.
  • Menerapkan pengaturan ganjil-genap untuk mengatur kunjungan ke tempat-tempat wisata prioritas.

 

  • Tetap menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat dengan pendekatan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan).
  • Memperbanyak sosialisasi, memperkuat penggunaan dan penegakan aplikasi PeduliLindungi pada saat masuk (entrance) dan keluar (exit) dari tempat wisata serta hanya pengunjung dengan kategori hijau yang diperkenankan masuk.
  • Memastikan tidak ada kerumunan yang menyebabkan tidak bisa jaga jarak.
  • Membatasi jumlah wisatawan sampai dengan 75 persen dari kapasitas total.
  • Membatasi kegiatan masyarakat termasuk seni budaya yang menimbulkan kerumunan yang berpotensi terhadap penularan COVID-19.

Mendagri Minta Kepala Daerah Percepat Vaksinasi Covid-19 di Momen Nataru

Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta kepala daerah mempercepat capaian vaksinasi Covid-19 di momen Nataru.

Permintaan Tito tersebut termuat dalam Instruksi Mendagri No 66 tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022.

Inmendagri tersebut diteken Tito pada Kamis (9/12/2021) dan ditujukan kepada para gubernur dan bupati/wali kota.

Selama periode 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022, Mendagri meminta kepala daerah menggenjot vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian turun langsung memonitor penanganan Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Kamis (2/9/2021).
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian turun langsung memonitor penanganan Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Kamis (2/9/2021). (Puspen Kemendagri)

Baca juga: PPKM di Padang Berpeluang Turun ke Level 3, Barlius: Penerapannya Tunggu Arahan Mendagri

"Untuk dosis pertama mencapai target 70

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved