Breaking News:

OJK Sebut Kinerja Perbankan Sumatera Barat Tumbuh Positif, Selama Pandemi Covid-19

Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumbar, Yusri menyebut kinerja perbankan Sumbar masih menunjukkan situasi yan

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA
Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumbar, Yusri saat memberi kata sambutan dalam acara media dan protokol gathering di Padang, Rabu (8/12/2021). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumbar, Yusri menyebut kinerja perbankan Sumbar masih menunjukkan situasi yang kondusif dan aman selama pandemi Covid-19.

"Perkembangan indikator perbankan di Sumbar terutama aset, dana pihak ketiga, kredit atau pembiayaan tumbuh positif baik 2020 maupun 2021," kata Yusran saat kegiatan media dan protokol gathering di Padang, Rabu (8/12/2021).

Ia mengungkapkan Covid-19 memang berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah.

Bahkan pada triwulan III tahun 2020 lalu sempat terkontraksi.

Baca juga: Tema Hari Antikorupsi Sedunia: Satu Padu Bangun Budaya Antikorupsi, dan Simak Sejarahnya

Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumbar, Yusri saat memberi kata sambutan dalam acara media dan protokol gathering di Padang, Rabu (8/12/2021).
 


 
 
Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumbar, Yusri saat memberi kata sambutan dalam acara media dan protokol gathering di Padang, Rabu (8/12/2021).       (TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA)

Baca juga: OJK Sumbar Dorong Perbankan Salurkan Kredit, Misran Pasaribu: Utamakan Sektor Produksi

"Sekarang sudah menunjukan angka yang positif," sambungnya.

Ia merincikan, aset perbankan Sumbar selama 2020 tumbuh, walaupun tidak terlalu besar yakni dari Rp63 triliun pada Desember 2019 menjadi Rp64 triliun pada Desember 2020.

Begitu juga dengan dana pihak ketiga, tumbuh dari Rp45,72 triliun pada Desember 2019 menjadi Rp48,60 triliun pada Desember 2020.

"Hal yang sangat menggembirakan ialah pertumbuhan kredit, dari Rp54 triliun menjadi Rp56 triliun posisi Desember 2020," ungkapnya.

Kemudian posisi Oktober 2021, dana pihak ketiga tumbuh dari Rp50 triliun pada Oktober 2020 menjadi Rp52,3 triliun Oktober 2021.

Sementara untuk kredit pembiayaan tumbuhnya cukup besar dari Rp55 triliun menjadi Rp59 triliun.

Sedangkan, pertumbuhan aset perbankan, Rp64,65 triliun menjadi Rp70,72 triliun.

"Jika disandingkan dengan nasional, kita patut bersyukur, ini cerminan bahwa kegiatan ekonomi di Sumbar berjalan dan permintaan kredit di Sumbar cukup menggembirakan," jelas Yusri.

Ia berharap pandemi segera berakhir dan  varian baru Covid-19 omicron tidak masuk ke Indonesia.

"Kegiatan ekonomi sudah berangsur normal. Mari dijaga bersama-sama," tutup Yusran. ( TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita)

 

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved