Breaking News:

2 Negara Tetangga Indonesia Sudah Deteksi Kasus Pertama Varian Omicron, Malaysia dan Singapura

2 Negara Tetangga Indonesia Sudah Deteksi Kasus Pertama Varian Omicron, Malaysia dan Singapura

Editor: afrizal
istimewa
Untuk mencegah masuknya Covid-19 varian baru Omicron ke Indonesia, penumpang rute internasional baik WNI dan WNA yang mendarat di Cengkareng harus menunjukkan kartu vaksinasi serta hasil tes PCR. 

TRIBUNPADANG.COM- Virus Covid-19 varian Omicron mulai ditemukan di sejumlah negara terdekat Indonesia.

Malaysia dan Singapura mengonfirmasi adanya warga yang positif Covid-19 varian Omicron.

Sebelumnya, Hongkong juga sudah menemukan varian Omicron di negara mereka.

Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin pada Jumat ini mengatakan negaranya telah mendeteksi kasus pertama varian baru virus corona (Covid-19) Omicron.

Baca juga: Vaksin Sudah Dua Kali, Ahli Epidemiologi Jawab Pertanyaan: Bisakah Terhindar Varian Omicron ?

Baca juga: Epidemiolog Unand Defriman Djafri Soal Varian Omicron: Sumbar Harus Cepat Mendeteksi Melalui Uji WGS

"Varian ini terdeteksi pada seorang mahasiswa asing dari Afrika Selatan yang tiba di Malaysia melalui Singapura pada 19 November," kata Khairy.

Dikutip dari laman The Straits Times, Jumat (3/12/2021), siswa tersebut saat ini dikarantina bersama dengan 5 orang lainnya yang berada dalam bus yang sama dari Kuala Lumpur ke Ipoh, Perak.

Khairy menyampaikan bahwa siswa itu memasuki Malaysia sebelum Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Omicron sebagai varian yang menjadi perhatian (VoC).

Malaysia pada Rabu lalu, untuk sementara melarang masuknya pelancong dari negara-negara yang telah melaporkan temuan kasus varian Omicron atau dianggap berisiko tinggi.

Larangan perjalanan ini berlaku untuk 8 negara Afrika, termasuk Afrika Selatan, Zimbabwe, Mozambik dan Malawi, dan dapat diperluas ke negara-negara lain di mana varian itu telah terdeteksi, seperti Inggris dan Belanda.

Malaysia juga akan menunda rencana untuk membuat jalur perjalanan yang divaksinasi (VTL) dengan negara-negara yang terkena dampak.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved