Breaking News:

Kemenag Sumbar

Terima Benih Holtikultura dari Wamentan RI, Kakanwil Sebut Utilitas Kontribusi untuk Pesantren

Dalam rangkaian kunjungan kerja (Kunker) di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), wakil Menteri Pertanian RI (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi mengunjungi P

Editor: Emil Mahmud
ISTIMEWA/DOK.KEMENAG SUMBAR
Wakil Menteri Pertanian RI (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi mengunjungi PP Perkampungan Minangkabau Padang, Senin (29/11/2021) setelah sebelumnya mengunjungi pesantren Nurul Yaqin di Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Dalam rangkaian kunjungan kerja (Kunker) di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), wakil Menteri Pertanian RI (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi mengunjungi PP Perkampungan Minangkabau Padang, Senin (29/11/2021) kemarin. 

Rilis dari Kemenag Kanwil Sumbar yang diterima redaksi, Selasa (30/11/2021) menyebutkan kunjungan Wamentan ke PP Perkampungan Minangkabau setelah sebelumnya mengunjungi pondok pesantren Nurul Yaqin di Kabupaten Padang Pariaman dalam upaya mendorong pengembangan usaha pertanian berbasis pesantren untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

Disambut dengan pengalungan kain adat dan Silek Seni Buayo Batu Nango, Wamentan didampingi Kakanwil Helmi beserta jajaran eselon III dan IV, Asisten II Bidang Ekonomi Setdaprov Sumbar Beni Warlis, Ketua Yayasan dan Pimpinan Pondok terlihat menikmati persembahan seni yang disuguhkan dua santriwan Kelas XII MAS Shine Alfalah itu.

Dalam sambutannya Kakanwil Helmi mengutarakan pesantren sebagai lembaga pendidikan berbasis masyarakat, yang dalam perkembangannya diharapkan menjadi salah satu fondasi dalam mewujudkan masyarakat Madani.

Hal ini sudah tertuang dalam  UU nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional di Indonesia bahwa pembiayaan pendidikan itu bersumber dari dua hal.

"Pertama, pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Kedua, dari masyarakat. Dalam hal ini bisa secara perorangan ataupun kelompok orang. Hari ini, makin diperkuat dengan lahirnya UU nomor 18 Tahun 2019, bahwa keberadaan Pondok Pesantren semakin kokoh," ujarnya. 

Pada kunker hari terakhir Wamentan, Kakanwil juga menyinggung tentang MoU Nota Kesepakatan dengan Pemprov Sumbar dan Kanwil Kemenag Sumbar pada Senin kemarin.

Menurutnya hal itu merupakan wujud implementasi pasal 46 "Bahwa pemerintah daerah dan  pemerintah pusat punya kewajiban mendorong dan memfasilitasi pondok pesantren."

Wakil Menteri Pertanian RI (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi mengunjungi PP Perkampungan Minangkabau Padang, Senin (29/11/2021) setelah sebelumnya mengunjungi pesantren Nurul Yaqin di Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Wakil Menteri Pertanian RI (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi mengunjungi PP Perkampungan Minangkabau Padang, Senin (29/11/2021) setelah sebelumnya mengunjungi pesantren Nurul Yaqin di Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). (ISTIMEWA/DOK.KEMENAG SUMBAR)

Melalui adanya MoU ini diharapkan bisa semakin besar manfaatnya. Selain menciptakan generasi yang tidak saja tafaqquh fiddin namun juga bisa survive dan bermanfaat besar untuk masyarakat.

Hal lain, diungkapkan Helmi pada kesempatan itu terkait urgensi dan manfaat berkontribusi untuk pesantren. 

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved