Breaking News:

Berita Agam Hari Ini

Kapolres Bukittinggi Usap Kepala Anak Korban, Kasus Suami Aniaya Istri, Hingga Meninggal di Agam

Seorang lelaki dikenakan pasal berlapis dalam dugaan tindak pidana penganiayaan yang membuat istrinya meninggal dunia di Kabupaten Agam, Provinsi Suma

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
Istimewa/Dok.Humas Polres Bukittinggi
Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara, terlihat saat mencium pipi anak korban penganiayaan ketika mengunjungi keluarga korban di Kabupaten Agam, Provinsi Sumbar, Jumat (26/11/2021). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Seorang lelaki dikenakan pasal berlapis dalam dugaan tindak pidana penganiayaan yang membuat istrinya meninggal dunia di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara, saat mengunjungi keluarga korban, Jumat (26/11/2021).

Rumah keluarga korban beralamat di Kecamatan IV Angkek Candung, Kabupaten Agam, Provinsi Sumbar.

AKBP Dody Prawiranegara membawakan bingkisan berupa mainan kepada anak korban saat berkunjung.

Selain itu, Kapolres Bukittinggi ini juga memangku anak korban, mengusap kepalanya, dan juga mencium pipinya.

Baca juga: Soal Larangan Peredaran Minyak Goreng Curah, Pengamat: Jangan Hambat Konsumen dan Pelaku Usaha Mikro

Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara, terlihat saat mencium pipi anak korban penganiayaan ketika mengunjungi keluarga korban di Kabupaten Agam, Provinsi Sumbar, Jumat (26/11/2021).
Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara, terlihat saat mencium pipi anak korban penganiayaan ketika mengunjungi keluarga korban di Kabupaten Agam, Provinsi Sumbar, Jumat (26/11/2021). (Istimewa/Dok.Humas Polres Bukittinggi)

Baca juga: Kapolres Bukittinggi Tegaskan Seluruh Personel Wajib Pakai Masker

Korban diketahui bernama Siska (25), yang meninggal dunia di tangan suaminya sendiri berinisial A (27).

Kedatangan Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara, yang didampingi Kasat Reskrim Polres Bukittinggi AKP Allan Budi Kusumah Katinusa merupakan wujud rasa empati terhadap kasus kekerasan yang menimpa keluarga tersebut.

Korban meninggalkan seorang anak laki-laki yang masih butuh perhatian dari sang ibu kandung, yang telah tiada.

"Dalam kesempatan ini, Kapolres sempat berdialog dengan keluarga korban dan memberikan santunan kepada keluarga dan anaknya," kata Kasi Humas, AKP Sitinjak.

Kapolres menjelaskan kepada keluarga korban bahwa pelaku akan dijerat dengan pasal berlapis.

"Yakni dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dan Undang - undang KDRT pasal 44 ayat 3," katanya.(TribunPadang.com/Rezi Azwar) 

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved