Breaking News:

DPRD Dorong Pemprov Sumbar Optimalkan Potensi Budidaya Udang Vaname

Dalam pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tahun 2022,  Komisi II DPRD Sumbar mendorong pemerintah pr

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
Google Map
Rumah dinas DPRD Sumbar di Jalan Jendral Sudirman, Padang. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Dalam pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tahun 2022,  Komisi II DPRD Sumbar mendorong pemerintah provinsi untuk mengoptimalkan potensi budidaya udang vaname.

Komoditi perikanan tersebut, memiliki nilai ekspor yang memberikan dampak ekonomi bagi daerah

Ketua Komisi II DPRD Sumbar Arkadius Datuak Intan Bano mengatakan, pengembangan udang vaname merupakan turunan program nasional yang akan diterapkan oleh pemerintah provinsi pada tahun 2022.

Baca juga: DPRD Sumbar Belum Bahas Kelanjutan Usulan Hak Angket Gubernur Mahyeldi soal Surat Minta Sumbangan

Baca juga: Komentar Anggota DPRD Sumbar Terkait Sertifikat Vaksin Syarat Masuk Mal, Pemda Harus Proaktif

Karena itu, Komisi II meminta program itu berjalan optimal melalui OPD terkait.

“Konsistensi sangat diperlukan, mengingat target peningkatan ekspor pemerintah pusat hingga tahun 2024 mencapai 250 persen,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima, Kamis (25/11/2021).

Baca juga: Hak Angket Surat Minta Sumbangan Bertanda Tangan Gubernur, DPRD Sumbar Belum Bahas Jadwal Paripurna

Baca juga: Demo di DPRD Sumbar, Minta Presiden, DPR dan MK Tanggung Jawab soal Pemecatan 57 Pegawai KPK

Ia menambahkan, jenis usaha perikanan ini, bisa menjadi alternatif nelayan yang banyak mengeluh akan banyaknya aturan dari Kementerian Kelautan Perikanan (KKP). 

Setidaknya para nelayan tidak terus bergantung pada hasil laut, sehingga upaya pemerintah untuk mensejahterakan nelayan bisa diringankan.

Baca juga: Soal Usulan Hak Angket DPRD Sumbar terhadap Gubernur Mahyeldi, Pengamat: Bukan Hal Perlu Ditakuti

Baca juga: Fraksi PAN DPRD Sumbar Masih Pelajari Usulan Hak Angket Surat Sumbangan Bertanda Tangan Gubernur

Diketahui, Sumbar memiliki potensi tambak perikanan air payau seluas 7.700 hektare namun yang baru dimanfaatkan seluas 150 hektar untuk udang vaname. 

Menurutnya, setiap program strategis pemerintah provinsi, salah satunya pengembangan udang vaname harus didukung oleh kabupaten/kota.

Baca juga: Reaksi Wagub Audy soal Pengajuan Usulan Hak Angket DPRD Sumbar: Kita Ikuti Saja

Jika daerah itu memenuhi syarat untuk investasi vaname usulkan kepada pemerintah provinsi sehingga bisa diberikan anggaran pengembangan atau dicarikan investor.

Guna menunjang berkembangnya produksi benur udang vaname, dinilai perlu memperhatikan hal-hal yang akan memengaruhi produksi, termasuk pemanfaatan teknologi.

Baca juga: Reaksi Wagub Audy soal Pengajuan Usulan Hak Angket DPRD Sumbar: Kita Ikuti Saja

Baca juga: 33 Anggota DPRD Sumbar Usulkan Hak Angket Gubernur, Terkait Surat Minta Sumbangan

"Teknologi harus dimajukan agar mendapatkan hasil maksimal. Misalnya, kalau sekarang dalam 1 meter kubik volume bisa ditebar 1.000, mungkin kalau ada teknologi, dalam 1 meter kubik bisa 5000," sambungnya.

Dia berharap kepala daerah proaktif menggiatkan program pemberdayaan masyarakat pesisir pantai.

Baca juga: Setelah Rehab Rumah, Kini Heboh Pengadaan Baju Dinas Anggota DPRD Sumbar Rp 908 Juta saat Pandemi

Di antaranya melakukan budidaya udang vaname yang bisa dikembangkan. 

Terlebih, potensi tersebut bisa bernilai ekspor, demi peningkatan ekonomi daerah. (*)
 

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved