Breaking News:

Atap Gedung SDN 04 V Koto Timur Padang Pariaman Rusak, Murid Terpaksa Gotong Royong Bersihkan Kelas

Sudah setahun lebih para siswa dan siswi SD N 04 V Koto Timur Kabupaten Padang Pariaman merasakan kesulitan menjalankan aktivitas belajar di sekolahny

Penulis: Wahyu Bahar | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Wahyu Bahar
Kondisi ruangan kelas SD 04 V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Wahyu Bahar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN - Para murid SDN 04 V Koto Timur Kabupaten Padang Pariaman mengalami kesulitan dalam menjalankan aktivitas belajar di sekolah.

Kesulitan yang mereka alami karena infrastruktur sekolah yang rusak, sebagian besar atap gedung sekolah sudah bolong di sana sini.

Hal tersebut telah dirasakan para murid SDN 04 Koto Timur Kabupaten Padang Pariaman selama satu tahun lebih.

Para Murid SDN 04 V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman Membersihkan Ruangan Kelas
Para Murid SDN 04 V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman Membersihkan Ruangan Kelas (TribunPadang.com/Wahyu Bahar)

Jika terjadi hujan, murid SDN 04 V Koto Timur harus bersiap-siap untuk bergotong royong untuk menyelamatkan buku-buku mereka agar tidak basah, lalu menyapu air yang menggenang di lantai kelas.

Tidak jarang mereka harus melipat bagian bawah celana agar tidak basah, sedangkan kaos kaki dan sepatu juga harus dicopot.

Baca juga: Kisah Kakek Penjual Tisu di Perempatan Lampu Lalu Lintas Masjid Raya Sumatera Barat

Baca juga: Kisah Buyuang Amai, Penjual Sapu Lidi di Guguak 50 Kota, Tak Bisa Melihat, Butuh Rumah Layak Huni

Pantauan TribunPadang.com di lokasi, bangunan gedung SDN 04 V Koto Timur terdiri dari dua lantai.

Atap gedung sekolah yang berbahan karet tampak bolong di banyak titik.

Kepala sekolah SDN 04 V Koto Timur, Zuraina mengatakan tiga ruangan kelas yang berada di lantai dua sekolah tersebut paling terdampak jika hujan deras melanda.

Baca juga: Kisah Pengrajin Aksara Timbul Jati Belanda di Kawasan GOR H Agus Salim, Sudah Keliling Indonesia

Baca juga: Kisah Farhan Jadi Santri di Pondok Pesantren Ashhabul Yamin Agam, Kerap Ikut Lomba Baca Kitab Kuning

Ia menuturkan bahwa jika hujan turun, maka aliran air akan masuk ke dalam kelas-kelas tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved