Breaking News:

Kendala Pembangunan Tol Padang-Pekanbaru Seksi Padang-Sicincin, Ganti Rugi Lahan Ragu-ragu

Pembangunan jalan Tol Padang-Pekanbaru seksi Sicincin-Padang belum ada progres yang signifikan. Pembebasan lahan dan beberapa hal lainnya masih menja

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Tol Padang-Pekanbaru, Kamis (18/11/2021) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pembangunan jalan Tol Padang-Pekanbaru seksi Sicincin-Padang belum ada progres yang signifikan.

Pembebasan lahan dan beberapa hal lainnya masih menjadi kendala dalam proses pengerjaan ruas jalan tol tersebut.

Baca juga: KABAR DUKA Vanessa Angel dan Sang Suami Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Jalan Tol Nganjuk

Baca juga: Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur Dukung Percepatan, Pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru

"Konstruksi masih berada di angka 45,52 persen. Kami tidak bisa bekerja full, tidak ada lahan yang bisa kami kerjakan."

"Nantinya jika lahan sudah bebas, kami langsung curi start untuk bekerja," terang Project Director Jalan Tol Padang-Sicincin PT Hutama Karya Marthen Robert Singal, Kamis (18/11/2021).

Baca juga: Wagub Audy Joinaldy: Sumbar Dukung Pembangunan Jalan Tol, Warga Khawatir Ganti Rugi Lahan Terlambat

Baca juga: Buka Tutup di Jalan Lintas Padang-Bukittinggi Mulai 12 Juli, Ada Pengangkatan Girder untuk Jalan Tol

Kepala Bidang Pengadaan Tanah dan Pengembangan BPN Sumbar Yuhendri Yakub mengatakan pihaknya sudah melakukan audiensi dengan Kajati Sumbar.

Banyak hal yang dibicarakan, memberi titik terang dan jalan keluar dalam proses pengadaan tanah jalan tol Padang-Pekanbaru.

Baca juga: Progress Jalan Tol Padang-Pekanbaru, Kita Agak Sulit Masuk Spot yang Melalui Pemukiman Warga

Baca juga: Update Jalan Tol Padang - Wakapolda Sumbar Tanggapi Saat Rakor: Harus Ada Timeline dan Dapat Diukur

"Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kajati Sumbar akan selalu mendampingi kami dalam rangka melanjutkan proses pengadaan tanah jalan tol," kata Yuhendri.

Terkait 211 bidang tanah yang telah disetujui Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) untuk dibayarkan ganti kerugiannya, Yuhendri menyebut tak ingin ada permasalahan hukum.

Baca juga: Penampakan Jalan Tol Padang-Sicincin, Pembangunan Tetap Jalan, Progres Mencapai 37,98 Persen

Ia mengatakan, pada dokumen perencanaan dan persiapan tidak tergambar secara detail terhadap kepemilikan tanah Pemerintah Daerah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved