Breaking News:

Pariaman

Pengembangan Waterfront City di Pariaman, Wako Genius Umar Minta Pemprov Sumbar Aspal Jalan 6 Km

Pemerintah Kota Pariaman terus bergerak mengupayakan progres program Waterfront City atau Kota Tepi Air di Kota Pariaman.

Penulis: Wahyu Bahar | Editor: afrizal
TribunPadang.com/WahyuBahar
Wali Kota Pariaman Genius Umar saat memberikan sambutan pada kegiatan Bulan Bakti Karang Taruna dan Bulan Kesetiakawanan Sosial Tingkat provinsi di Pariaman. Minggu (24/10/2021) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Wahyu Bahar

TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN- Pemerintah Kota Pariaman terus bergerak mengupayakan progres program Waterfront City atau Kota Tepi Air di Kota Pariaman.

Wali Kota Pariaman Genius Umar pun menyampaikan permintaannya agar Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dapat membantu merealisasikan konsep Kota Tepi Air yang saat ini tengah dilaksanakan di Kecamatan Pariaman Selatan.

Genius Umar meminta Pemprov Sumbar untuk membantu pengerasan dan pengaspalan jalan sepanjang enam kilometer di Kecamatan Pariaman Selatan.

Baca juga: Suka Duka Kehidupan Seorang Nelayan di Kota Pariaman, Melaut Selama 20 Tahun, Pernah Diterpa Badai

Baca juga: Nelayan Kota Pariaman Sewakan Jasa Antar Spot Mancing Mania, Target Giant Trevally hingga Tenggiri

"Kami telah membuka jalan tepi sungai sepanjang enam kilometer secara swadaya atau tanpa APBD, namun kondisinya sekarang masih tanah. Mohon Pak Gubernur membantu agar ada yang ditinggalkan pemprov di sana," ujar Genius Umar saat memberikan sambutan pada kegiatan Bulan Bakti Karang Taruna dan Bulan Kesetiakawanan Sosial Tingkat provinsi di Pariaman, Minggu (24/10/2021).

Diketahui Wali Kota Genius Umar dan jajaran telah memulai pengembangan program Water Front City di Kecamatan Pariaman Selatan.

Kawasan di sepanjang bantaran sungai Batang Mangau akan dialihkan dengan konsep Kota Tepi Air.

Genius mengatakan, konsep Kota Tepi Air di Sungai Batang Mangau akan direalisasikan sepanjang 6 kilometer, yakni dari Pantai Sunua hingga Kurai Taji.

Hingga saat ini, pembangunannya sudah dimulai dengan pembebasan lahan, dan jalan yang ada sudah dibersihkan dengan alat berat.

Baca juga: Badoncek Pembangunan Musala di Talao Pauh Pariaman, Uang Puluhan Juta Langsung Terkumpul

Baca juga: Lestarikan Budaya Minangkabau, Muatan Lokal BSM Bakal Diajarkan di Sekolah Se-Kota Pariaman

Jalan dengan lebar enam hingga delapan meter tersebut sudah dihibahkan oleh warga setempat demi pembangunan kawasan wisata dengan konsep Kota Tepi Air.

Dengan keterbatasan anggaran, pengembangan Water Front City di Pariaman Selatan dilakukan Genius dengan mengajak OPD dan ASN serta masyarakat untuk bergotong-royong.

"Sekarang kan anggaran kegiatan tidak ada, jadi OPD tidak ada kegiatan. Kalau ada kepala OPD yang di kantor saja berarti dia tidak bekerja. Jadi kepala OPD saja ajak untuk goro untuk membangun jalan sehingga ada kerjaan," kata Genius.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi menyampaikan bahwa pentingnya kolaborasi antara Pemprov dan Pemda setempat.

"Harus ada kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah daerah," kata Mahyeldi.

Ia menuturkan, bahwa saat ini pihaknya tengah menggali potensi dan meningkatkan kolaborasi serta sinergi dengan pemerintah daerah untuk percepatan pembangunan dan meningkatkan ekonomi masyarakat.(*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved