Breaking News:

Nelayan Kota Pariaman Sewakan Jasa Antar Spot Mancing Mania, Target Giant Trevally hingga Tenggiri

Nelayan asal Pauah Barat Kota Pariaman, Risman (36) tawarkan jasa antar spot mancing untuk para penghobi mancing di perairan laut Kota Pariaman.

Penulis: Wahyu Bahar | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Wahyu Bahar
Nelayan Pauah Barat Kota Pariaman, Risman (36) saat memancing di perairan Kota Pariaman beberapa waktu lalu 

TRIBUNPADANG.COM - Nelayan asal Pauah Barat Kota Pariaman, Risman (36) tawarkan jasa antar spot mancing untuk para penghobi mancing di perairan laut Kota Pariaman.

Ada 10 spot mancing yang ditawarkan, spot tersebut merupakan titik-titik kerumunan ikan.

Risman sudah melaut sejak 20 tahun lalu, ia memahami dan mengetahui titik-titik di perairan Kota Pariaman yang mempunyai potensi ikan.

Para penghobi mancing dengan teknik popping dan jigging tidak akan menyesal, karena spot yang akan dikunjungi memiliki potensi sumber daya ikan melimpah dan beragam.

Baca juga: Uang Kertas Milik Seorang Nenek di Lubuklinggau, Rusak Dimakan Tikus: Kisahnya Viral di Media Sosial

Baca juga: Tulislah Pesan yang Terdapat pada Dongeng Kisah Petani dan Anak Harimau !

Risman melanjutkan para pemancing akan ditawarkan untuk memancing di perairan laut Kota Pariaman dalam radius 16 mil, dengan kedalaman yang beragam, mulai dari 8 hingga 100 meter.

"Teknik memancing itu berbeda-beda, termasuk perbedaan kedalaman laut yang dituju," ucapnya.

Risman menjelaskan beberapa teknik dalam memancing ikan di perairan laut.

"Untuk teknik memancing jigging, lokasi memancingnya berada di lokasi dengan kedalaman 40 meter hingga 100 meter," jelas dia.

Baca juga: Ceritakanlah Kembali Isi Dongeng Kisah Semut dan Merpati di depan Teman Sekelompok!

Baca juga: Dari Paragraf Berapa Kamu Menemukan Pelajaran dari Dongeng Kisah Semut dan Merpati?

Selanjutnya, memancing dengan teknik popping ialah di titik-titik puncak-puncak karang dengan kedalaman 8 meter hingga 15 meter.

"Teknik popping sendiri ialah teknik memancing dengan menggunakan umpan berupa kayu atau fiber," tambah dia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved