Breaking News:

Upaya Penanggulangan Covid-19, Lembaga Penyiaran Perkuat Komunikasi dan Informasi Publik

Sebagai bentuk kontribusi dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19 di Sumatera Barat (Sumbar) diperlukan sinergi antara publik, lembaga penyiaran d

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Rapat Koordinasi Lembaga Penyiaran dan Jurnalis mitra KPID, Rabu (13/10/2021) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sebagai bentuk kontribusi dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19 di Sumatera Barat (Sumbar) diperlukan sinergi antara publik, lembaga penyiaran dan jurnalis dalam menyampaikan informasi dan edukasi terkait pandemi Covid 19.

Demikian disampaikan Afriendi Sikumbang dalam acara Rapat Koordinasi Lembaga Penyiaran dan Jurnalis mitra KPID, Rabu (13/10/2021).

Ia menyampaikan dari awal KPI sudah bergerak untuk berperan ikut mempercepat penanggulangan Covid-19.

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar 13 Oktober 2021 Pagi: 25 Warga Positif Covid-19, Kasus Aktif Sisa 501 Orang

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar 11 Oktober 2021 Pagi: 4 Warga Positif Covid-19, Kasus Aktif Sisa 599 Orang

"KPI sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 dan IDI untuk melakukan program edukasi dan sosialisasi pencegahan Covid-19 melalui lembaga penyiaran," kata Afriendi Sikumbang.

Menurutnya, kegiatan itu masih berjalan dan tentunya ke depan akan terus dikuatkan.

Ia mengungkapkan akibat pandemi, ekonomi masyarakat sudah menurun, rasa optimisme sudah berkurang.

Karena itu kehadiran lembaga penyiaran dan jurnalis untuk ikut terlibat dalam pencegahan Covid-19 dinilai penting.

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar hingga 8 Oktober 2021 Pagi: Tambah 57 Kasus, Total 89.527 Warga Terinfeksi

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar hingga 7 Oktober 2021 Pagi: Tambah 36 Kasus, Total 89.470 Warga Terinfeksi

Baca juga: 52 Siswa SMAN 1 Padang Panjang yang Positif Corona Sudah Sembuh, Dua Tunggu Hasil Tes Swab

"Kita perlu ikut memberikan rasa optimisme ke masyarakat, harapan itu masih ada dan Covid-19 bisa berlalu dengan upaya kuat secara bersama-sama," ucapnya.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara KPID Sumbar dan Balai Besar Badan Pengawas Obat dan Makanan Padang.

Kerja sama dilakukan tentang pengawasan isi siaran terkait publikasi, promosi, dan iklan obat dan makanan di Sumbar.

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar 22 September 2021 Pagi, Sudah 88.879 Warga Terinfeksi Covid-19

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar Senin 13 September 2021: Tambah 18 Kasus, Kini Sudah 88.302 Warga Terinfeksi

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar Pagi Ini, Bertambah 32 Kasus Baru Covid-19, Ada 12 Orang di Padang

Kepala BBPOM Padang Firdaus Umar menyatakan saat ini masyarakat sering terpengaruh iklan yang cenderung berlebihan.

Iklan tersebut hadir di tengah masyarakat, disiarkan melalui media penyiaran selain media cetak dan convensional.

"Kami meyakini sangat diperlukan kerja sama dengan KPI yang memiliki kewenangan terhadap lembaga penyiaran," kata Firdaus Umar. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved