Breaking News:

Padang Panjang

27 Koperasi di Padang Panjang Berkomitmen Konversi ke Syariah

Wali Kota Padang Panjang ini menuturkan dari 45 koperasi yang aktif, sebanyak 27 di antaranya sudah berkomitmen konversi ke syariah.

Editor: afrizal
Diskominfo Padang Panjang
Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran hadir saat pelatihan peningkatan sumberdaya manusia dalam pengelolaan keuangan koperasi syariah di Aula Mifan, Selasa (12/10/2021) 

TRIBUNPADANG.COM- Perkembangan koperasi syariah di Padang Panjang menjadi perhatian Wali Kota Fadly Amran.

Wali Kota Padang Panjang ini menuturkan dari 45 koperasi yang aktif, sebanyak 27 di antaranya sudah berkomitmen konversi ke syariah.

Hadir saat pelatihan peningkatan sumberdaya manusia dalam pengelolaan keuangan koperasi syariah di Aula Mifan, Selasa (12/10/2021), Fadly Amran menuturkan pertumbuhan perekonomian syariah di Indonesia belum begitu signifikan.

Baca juga: Jadi Keynote Speaker KNGI 2021 Fadly Amran Paparkan Inovasi Pembelajaran Sekolah di Padang Panjang

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Padang Panjang Sasar Penyandang Disabilitas, Lansia & Penerima Bantuan Sosial

Saat ini baru menembus angka 6 persen.

Selebihnya masih konvensional.

"Situasi ini mesti menjadi perhatian serius, khususnya di Kota Padang Panjang guna mendobrak perekonomian syariah bisa tumbuh," sebutnya seperti rilis yang TribunPadang.com terima.

Dikatakan Fadly, kegiatan yang diselenggarakan Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Disperdakop UKM) ini, merupakan bentuk pendampingan guna memajukan koperasi syariah yang ada di Padang Panjang.

Kepala Bidang Koperasi dan UKM Disperdakop UKM, Rini Lisdayani, S.Sos menyampaikan, pelatihan ini didasari kebijakan Pemko dalam rangka pencapaian target koperasi syariah di Kota Padang Panjang.

"Kegiatan ini merupakan salah satu pendampingan dalam memberikan pengawasan dan pelaporan keuangan bagi bendahara dan pengawas koperasi syariah," jelasnya.

Baca juga: Pemko Padang Panjang Bahas, Perubahan RPJMD Tahun 2018-2023

Baca juga: Wakil Wali Kota Padangpanjang Ingatkan OPD Pakai Data DSPPKBPPPA Agar Bantuan Tak Tumpang Tindih

Rini berharap pelatihan selama tiga hari ini dapat meningkatkan pengetahuan 30 pengawas dan bendahara dari 15 koperasi syariah yang mengikuti kegiatan tersebut.

Sehingga dalam pelaporan keuangan, mereka memiliki prinsip dan tujuan sesuai dengan usaha berdasarkan syariah.

Baru-baru ini Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran mendapat penghargaan Jasa Bakti Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) 2021 dari Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM).

Ia satu-satunya wali kota di Indonesia yang mendapatkan penghargaan ini.

Di samping itu, Padang Panjang juga menerima Penghargaan sebagai Pemerintah Daerah dengan Kinerja Koperasi Terbaik di Provinsi Sumatera Barat Tahun 2021 dan Penghargaan Terbaik II Enumerator Data Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat yang diraih Roza Marlita, S.Kom staf Bidang Koperasi dan Usaha Mikro Disperdakop UKM yang juga diserahkan Gubernur Mahyeldi.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved