Breaking News:

LPPM Unand Gelar Pelatihan Digital Marketing dan Manajemen, Tingkat Pemasaran UMKM Istana Rendang

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas atau Unand melalui kegiatan pengabdian masyarakat menggelar pelatihan

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Emil Mahmud
ISTIMEWA
LPPM Unand Gelar  Pelatihan Digital Marketing dan Manajemen untuk UMKM Istana Rendang, baru-baru ini. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas atau Unand melalui kegiatan pengabdian masyarakat menggelar pelatihan pemanfaatan digital marketing dan peningkatan manajemen usaha Rendang Minang. 

Salah satu Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM Rendang yang akan dibantu adalah UMKM Istana Rendang yang berada di Nagari Mungka, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Kegiatan peningkatan kapasitas digital marketing dan peningkatan manajemen usaha UMKM Rendang ini diinisiasi oleh Dosen Universitas Andalas (Unand).

Masing-masing dosen; Rafnel Azhari SP, M.Si, dan Dr Ir. Faidil Tanjung, M.Si dari Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian serta Yulianti Fitri Kurnia SPt, M.Si dari Fakultas Peternakan Universitas Andalas. 

Baca juga: Siapa Bilang Makanan di Papua Mahal? Kontingen Sumbar Makan Rendang Cuma Rp 25 Ribu

Baca juga: Berawal dari Olahan Makanan, UMKM Binaan BUMN di Sumatera Barat Tembus Pasar Internasional 

Ketua pengabdian, Rafnel Azhari mengatakan kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pemasaran dan manajemen usaha UMKM Rendang Minang. 

Peningkatan kapasitas ini akan membuat UMKM Rendang Minang naik kelas dan terjadi peningkatan pangsa pasar rendang secara nasional dan regional.

Hal ini juga akan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, sehingga diharapkan dalam jangka waktu 3 Tahun (2021-2023) UMKM akan meningkat kapasitas manajemen usaha dan penetrasi pemasarannya.

"Selain pelatihan digital marketing, direncakan akan dilakukan juga pembuatan aplikasi pemasaran online mandiri," kata Rafnel, Senin (11/10/2021).

Selanjutnya, direncanakan juga modernisasi peralatan dan infrastruktur dapur dan mengurus izin P-IRT dan label halal.

"Kemudian pemantapan tata kelola usaha melalui pelatihan manajemen usaha yang modern efektif dan efisien," tambahnya. (TribunPadang.com/Rima Kurniati)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved