Breaking News:

Advertorial

Mengenal Perawatan Kegawatan Jantung, dan Pembuluh Darah pada Pasien Covid-19

Hingga saat in, Covid-19 masih belumlah berakhir. Walaupun kasusnya sudah mulai turun setiap harinya, namun menjaga protokol kesehatan adala

Editor: Emil Mahmud
ISTIMEWA/DOK.HUMAS PT SEMEN PADANG
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Semen Padang Hospital (SPH), dr. Eka Fithra Elfi, Sp. JP (K) 

TRIBUNPADANG.COM PADANG - Hingga saat in, Covid-19 masih belumlah berakhir. Walaupun kasusnya sudah mulai turun setiap harinya, namun menjaga protokol kesehatan adalah hal yang wajib.

Covid-19 bisa saja menyerang siapapun, baik yang memiliki penyakit bawaan atau pun mereka yang tidak memiliki penyakit bawaan.

Lalu bagaimana dengan pasien yang memiliki riwayat penyakit jantung saat terkena Covid-19.

Apa langkah yang harus dilakukan?

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Semen Padang Hospital (SPH), dr Eka Fithra Elfi Sp JP (K) mengatakan, Covid-19 bisa saja menyerang siapapun.

"Jika penyakit pada pembuluh darah pada jantung di masa Covid-19, kasus yang sering terjadi yakni pembekuan darah secara tiba-tiba karena efek samping virus yang meningkatkan pembekuan darah.

"Efek samping pembekuan darah bagi pasien menimbulkan trombosis akut pada jantung sehingga menyebabkan kematian mendadak. Sedangkan jika terjadi pada kaki akan mengakibatkan iskemia yang akibat fatalnya bisa menyebabkan amputasi pada kaki," kata dr Eka Fithra Elfi, Sp JP (K) saat dihubugi di Padang, Rabu, 6 Oktober 2021.

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Semen Padang Hospital (SPH), dr. Eka Fithra Elfi, Sp. JP (K)
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Semen Padang Hospital (SPH), dr. Eka Fithra Elfi, Sp. JP (K) (ISTIMEWA/DOK.HUMAS PT SEMEN PADANG)

Untuk pasien yang mengalami kegawatan jantung dan pembuluh darah, maka pertolongan pertamanya harus di bawa ke Unit Gawat Darurat (UGD).

Kemudian diberi pengencer darah atau jika ada trombosit akut maka akan dilakukan keteteresasi untuk mengembalikan aliran darah ke organ sehingga menghilangkan gumpalan darah.

Kateterisasi di jantung dan kaki bertujuan untuk mengetahui seberapa berat penyumbatan pembuluh darah. Kemudian dilakukan tindakan mengevakuasi gumpalan darah yang disebut dengan angioplasti.

Baca juga: PT Semen Padang Ikutkan, Dua Tim Inovasi ke Ajang APQO/IC 2021 Australia

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved