Terkait Adopsi Bayi Ditemukan di Nagari Guguak, Ketua TP PKK Padang Pariaman: Tidak Bisa Sembarangan

Ketua TP-PKK Padang Pariaman, Yusrita Suhatri Bur mengungkapkan bahwa sejumlah warga berniat untuk mengadopsi bayi yang dit

Penulis: Wahyu Bahar | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/WAHYU BAHAR
Ketua TP-PKK Padang Pariaman, Yusrita Suhatri Bur saat diwawancarai wartawan di ruang bayi RSUD Padang Pariaman. 

Pertama, Sehat Jasmani dan Rohani.

Kedua, Berumur paling rendah 30 tahun, dan paling tinggi 55 tahun.

Ketiga, Beragama sama dengan agama calon anak angkat 

Keempat, berkelakuan baik, dan tidak pernah dihukum atas tindak kejahatan.

Kelima, berstatus menikah secara sah paling singkat 5 tahun.

Baca juga: Geger Penemuan Mayat Pria Membusuk dalam Masjid di Pasaman Barat, Polisi: Sudah 3 Hari Meninggal

Keenam, tidak merupakan pasangan sesama jenis.

Ketujuh, tidak atau belum punya anak atau hanya memiliki satu anak.

Kedelapan, dalam keadaan mampu secara ekonomi dan sosial.

Kesembilan, memperoleh persetujuan anak dan ijin tertulis dari orang tua atau wali anak.

Kesepuluh, adanya laporan sosial dari pekerja sosial setempat.

Kesebelas, telah mengasuh calon anak angkat paling singkat 6 bulan, sejak izin pengasuhan anak diberikan.

Dan, terakhir ke-13, memperoleh izin menteri atau kepala Instansi Sosial Provinsi.

Selain 12 syarat tersebut, kata Yuni masih ada aturan mengenai tata cara tentang pengangkatan anak.

Baca juga: UPDATE Kondisi Bayi yang Ditemukan di Teras Rumah Warga Padang Pariaman, Ini Penjelasan dr Ranti

Update Kondisi Bayi

Halaman
1234
Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved