Breaking News:

Ketua FKUB Duski Samad: Kerukunan Umat Beragama di Sumatera Barat Tidak Perlu Diragukan Lagi

Duski menegaskan bahwa persoalan toleransi dan kerukunan khususnya di Sumatera Barat antara fakta dan berita seperti langit dan bumi. 

Penulis: Wahyu Bahar | Editor: afrizal
Humas Kanwil Kemenag Sumbar
Suasana FGD Koordinasi Kelembagaan Persiapan Tahun Toleransi di Grand Rocky Hotel Bukittinggi, Senin (4/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Wahyu Bahar

TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI- Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumatera Barat Duski Samad mengatakan bahwa Kerukunan umat beragama di Sumatera Barat tidak perlu diragukan lagi. 

"Seluruh berita yang mencuat ke permukaan sangat jauh berbeda dengan realita di lokasi dan kita semua yang hadir disini mengetahui itu," ujar Duski Senin (4/10/2021) di Ballroom Pagaruyuang Grand Rocky Hotel Bukittinggi.

Duski Samad menegaskan bahwa persoalan toleransi dan kerukunan khususnya di Sumatera Barat antara fakta dan berita seperti langit dan bumi. 

Baca juga: Apa Ya Jadinya Jika Tidak Ada Kerukunan Antar Para Petani Tersebut?

Baca juga: Buka Bimtek Penguatan Kapasitas Bunda PAUD, Kadisdikbud: Kita Harus Banyak Ilmu

Ia mengaku telah memastikan langsung ke lapangan bersama tim terkait isu-isu kerukunan dan toleransi yang bergulir di luar Sumbar dan memanglah antara fakta dan berita yang beredar bagai langit dan bumi.

Kemudian ia mengatakan bahwa indeks kerukunan di Sumbar yang dilansir itu, secara akademik diakuinya bermuatan natijah eror (kesalahan dalam penarikan kesimpulan). 

"Komentar atau opini yang berkembang di luar sana merupakan keniscayaan dari era digitalisasi dan kebebasan berpendapat. Itulah keniscayaan dari post trust dan keniscayaan dari bicara semaunya sekarang," ucap dia.

Mengingat dan menyikapi penilaian terhadap kerukunan dan toleransi Sumbar yang tidak sesuai dengan realita, Duski mengimbau seluruh pihak untuk menyatukan dan menyamakan persepsi dalam menentukan langkah-langkah dan cara efektif apa yang akan dilaksanakan untuk merawat dan membuktikan fakta kerukunan dan toleransi di Sumbar.

"Mari kita samakan persepsi untuk menghasilkan komitmen bersama dengan membentuk tim perumus rekomendasi Sumbar dalam menghadapi Tahun Toleransi 2022 mendatang. Ini sebagai bukti kita sangat toleran dan rukun dalam bingkai NKRI," ungkapnya. 

Baca juga: PPKM Level IV Padang Diperpanjang hingga 18 Oktober 2021, Pj Sekda Ungkap Penyebabnya

Baca juga: Belajar Tatap Muka di Padang Lanjut Meski PPKM Level IV, Lebih Banyak Ektrakulikuler

Terkait persiapan menyongsong tahun toleransi 2022, Duski meyakini masyarakat Sumbar siap dan memberikan dukungan positif, kecuali yang harus diawasi, susupan dari pihak-pihak yang tidak ingin kenyamanan yang ada di Provinsi Sumbar.

Halaman
123
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved