Breaking News:

Usron Ngaku Rumahnya Tergerus Aliran Sungai Batang Anai, Padang Pariaman, Kini Ngontrak Rumah

Rumah milik Usron Effendi (60) seorang warga Talao Mundam, Katapiang, Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman,

Penulis: Wahyu Bahar | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/WAHYU BAHAR
Warga Talao Mundam, Katapiang, Kabupaten Padang Pariaman, Usron Effendi (60) saat menceritakan keluh kesahnya usai rumahnya dihantam derasnya aliran Sungai Batang Anai, Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Senin (4/10/2021) 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN - Rumah milik Usron Effendi (60) seorang warga Talao Mundam, Katapiang, Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) selama 6 tahun terakhir terus terkikis aliran sungai Batang Anai.

Usron Effendi yang ditemui TribunPadang.com pada Senin (4/10/2021) mengatakan kondisi rumahnya saat ini telah rubuh di sapu aliran sungai, dan hanya tersisa bangunan sekira 25 persen.

Semenjak Tahun 2015 lalu, hampir disetiap tahunnya air aliran sungai menghantam rumah miliknya.

"Hampir setiap tahun kondisi ini terjadi, namun kali ini yang terparah, kami harus mengungsi," kata Usron.

Ia menambahkan bahwa rumahnya terus dikikis air sejak 6 tahun yang lalu, kata dia sekira sekali setahun air sungai membesar, dan rumahnya terus terkikis.

"Tiap tahun ketika air besar tetap runtuh, kali ini yang terparah, terakhir malam Kamis (30/9/2021) itu," lanjut dia.

Saat kejadian, kata bapak tujuh anak ini, ketinggian air sungai sudah hampir mencapai pondasi rumah.

"Air begitu deras mulai pukul 22.00 WIB (Rabu, 29/9/2021) hingga pukul 05.00 WIB (Kamis, 30/9/2021)," papar dia.

Ia mengaku tidak tidur pada malam itu, hingga akhirnya mengungsi di rumah tetangga.

Sebuah tenda disalurkan pemerintah setempat sebagai tempat pengungsian keluarga Usron.

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved