Breaking News:

Berita Inter Milan

Manajemen Inter Milan Konfirmasi Nerazzurri Rugi, Bikin Rekor dalam Sejarah Serie A Liga Italia

PIHAK Intenazionale atau manajemen Inter Milan baru-baru ini  mengonfirmasi klub mengalami kerugian sebesar 245,6 juta euro atau sekitar Rp 4,073 tril

Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud
TWITTER.COM/INTER_EN
Ilustrasi: Inter Milan berhasil meraih pucuk klasemen Liga Italia berkat kemenangan 3-1 atas Lazio, 14 Februari 2021. 

PIHAK Intenazionale atau manajemen Inter Milan baru-baru ini  mengonfirmasi klub mengalami kerugian sebesar 245,6 juta euro atau sekitar Rp 4,073 triliun pada musim 2020-21.

Dilansir Football Italia, angka itu menjadi nilai defisit alias kerugian tertinggi yang pernah dialami sebuh klub dalam sejarah Serie A Liga Italia.

Kerugian Inter ini lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan musim 2019-20, yang berakhir dengan angka minus 102,4 juta euro.

Karena pandemi Covid-19 dan kurangnya penonton di stadion, pendapatan klub juga turun dari 373,3 juta euro menjadi hanya 364,7 juta euro.

Baca juga: Alasan AC Milan Lebih Berpeluang Juara Liga Italia Dibandingkan Juventus dan Inter Milan

Ilustrasi: Grafis Inter Milan yang sukses merengkuh scudetti Serie-A musim 2020-2021
Ilustrasi: Grafis Inter Milan yang sukses merengkuh scudetti Serie-A musim 2020-2021 (TWITTER.COM/INTER)

Baca juga: Chelsea Merangsek Puncaki Klasemen Sementara, Trio Silva, Kante, dan Ruediger Jadi Pembeda Laga

Namun, itu hanya setengah dari cerita, karena selama dua tahun keuangan terakhir, Inter juga telah kehilangan lebih dari 900 juta euro.

Pundi-pundi Nerazzurri pada musim 2021-2022 akan disokong dari penjualan Romelu Lukaku dan Achraf Hakimi.

Pun, Suning Group dilaporkan terus mencari investor baru, setelah mengambil pinjaman dan menerbitkan obligasi untuk mengumpulkan dana.

Kerugian Inter sebanyak 245 juta euro ini merupakan yang tertinggi dalam sejarah untuk klub Serie A, melampaui kerugian 209,9 juta euro yang dibukukan oleh Juventus pada 2020-21.

Dari 10 musim dengan kerugian terbesar di Serie A, enam di antaranya terjadi di Inter.

Inter juga mengalami kerugian 206 juta euro pada musim 2006-07, 181,4 juta euro pada musim 2005-06, 154,4 juta euro pada musim 2008-09, 148,3 juta euro pada musim 2007-08, dan 140,5 juta euro pada pembukuan tahun 2014-15. (oln/*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Berita Inter Milan, Nerazzurri Cetak Rekor Merugi Paling Parah dalam Sejarah Serie A Liga Italia

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved