Breaking News:

CPNS Padang

Satu Peserta PPPK Guru di Kota Padang Dibatalkan, Kepala BKPSDM: Diduga Persoalan Asusila

Pemerintah Kota Padang membatalkan pendaftaran satu orang guru honorer untuk mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) g

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI
Kepala BKPSDM Padang Arfian, ditemui Rabu (29/9/2021) 

"Status CPNS ini berlangsung selama setahun, setelah itu jika memenuhi aturan baru ditetapkan jadi PNS," ungkap Arfian.

Arfian menambahkan, setelah jadi PNS, kenaikan gaji disesuaikan dengan kenaikan pangkat.

Menurutnya, untuk ujian naik pangkat normalnya dilakukan empat tahun sekali, namun bagi PNS yang memiliki prestasi bisa dua tahun. 

"Kalau PNS berprestasi atau dalam jabatan bisa naik pangkat dalam dua tahun,"

"Misalnya jabatan kasi, harus IIIC, sementara bersangkutan golongan IIIB makanya dinyatakan Pj kasi, dalam dua tahun bisa naikan ke IIIC," tambah Arfian.

Baca juga: Hasil SKD CPNS Padang Diumumkan Pertengahan Oktober 2021, Arfian: Tiga Terbaik Lanjut SKB

CPNS Padang

Sebelumnya, tercatat sebanyak 2062 peserta yang mengikuti pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil atau PNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) non guru Kota Padang Tahun 2021 ini. 

Di antaranya 1736 peserta di Ruang CAT BKPSDM Padang, 143 di Lokasi disediakan BKN dan 183 peserta PPPK non guru.

Kepala Badan Kepegawaian  Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang Arfian mengatakan, untuk bisa masuk tahap selanjutnya peserta yang telah ikut SKD harus lulus passing grade.

Terdapat tiga item materi saat SKD, dengan passing grade 65 untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), 80 Tes Intelejensi Umum (TIU), dan 166 Tes Kepribadian (TKP)

Halaman
1234
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved