Breaking News:

Berita AS Roma

Jose Mourinho Poles AS Roma Jadi Momok Menakutkan, Special One Bikin Rekor Tiada Lawan

SPECIAL ONE --julukan yang pernah melekat pada - Jose Mourinho memoles AS Roma menjadi tim dengan momok menakutkan di ajang Serie A Italia.

Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud
TWITTER.COM/ASROMAEN
Pelatih AS Roma, Jose Mourinho, mengatakan bahwa Tammy Abraham adalah pemain penting setelah tampil apik di laga debutnya. 

SPECIAL ONE --julukan yang pernah melekat pada  Jose Mourinho memoles AS Roma menjadi tim dengan momok menakutkan di ajang Serie A Italia.

Faktanya, Jose Mourinho kembali menuai perhatian setelah berkarir bersama tim serie A Italia, AS  Roma menyusul Inter Milan salah satu tim profesional Negeri Pizza ini pernah dibesutnya.

Jose Mourinho mengakui kalau dia 'membohongi diri sendiri' ketika melakoni laga ke-1.000-nya yang semula diyakininya takkan istimewa.

Sebelumnya diberitakan, Mou --sapaan akrab Jose Mourinho - menyatakan laga keseribunya sebagai pelatih sama seperti pertandingan lainnya, tak ada yang istimewa.

Alhasil, setelah laga ke-1.000 Jose Mourinho sebagai pelatih profesional di sepakbola terjadi saat AS Roma bertemu Sassuolo di Stadio Olimpico pada dua pekan lalu.

Baca juga: Jose Mourinho Jadi Pembeda Hadir di Roma, Justin Kluivert dan Robin Olsen Dibolehkan Pergi

Ekspresi pelatih AS Roma Jose Mourinho, sebelumnya didapuk sebagai pelatih Tottenham Hotspur.
Ekspresi pelatih AS Roma Jose Mourinho, sebelumnya didapuk sebagai pelatih Tottenham Hotspur. (TWITTER.COM/SPURSOFFICIAL)

Baca juga: Jose Mourinho Angkat Bicara: Timnas Spanyol saat ini Tidak Sekuat Italia

Faktanya, Jose Mourinho menjadikan laga itu sangat spesial sekaligus penegasan dari sebutan dari namanya, The Special One.

Begitu istimewanya sampai-sampai Jose Mourinho terlihat berlari bak bocah yang kegirangan di bawah tribun 'Curva Sud' saat pemain AS Roma mencetak gol.

Baginya, hasil malam itu memang luar biasa di Olimpico lantaran tim tamu, Neroverdi,  julukan Sassuolo secara nyata mampu memberikan ancaman bagi AS Roma.

Sassuolo dengan sejumlah peluang yang mereka ciptakan, bahkan bisa saja memenangkan pertandingan itu.

Di sisi lain, tendangan melengkung Stephan El Shaarawy pada menit ke-91 membuat para pemain, pendukung, dan pelatih Giallorossi berlari liar di bawah Curva Sud untuk merayakannya.

Baca juga: Gianluigi Donnarumma Laris Manis Incaran Klub Elite Eropa, Cuma Si Nyonya Tua Sulit Boyong ke Turin

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved