Breaking News:

Tempat Pemakaman Umum di Padang Makin Sempit, Fraksi Gerindra Minta Pemko Buka TPU Baru

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang Mastilizal Aye meminta Pemko Padang menyediakan lahan baru untuk tempat pemakaman umum (TPU).

Penulis: Rima Kurniati | Editor: afrizal
TribunPadang.com/Dok
TPU Tunggul Hitam.jpg 

Laporan Wartawan  TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang Mastilizal Aye meminta Pemko Padang menyediakan lahan baru untuk tempat pemakaman umum (TPU).

Penambahan ini mengingat pertumbuhan penduduk Kota Padang yang semakin meningkat setiap tahun, namun ketersedian lahan pemakaman yang dikelola Pemko Padang belum memadai.

Menurutnya, saat ini TPU Tunggu Hitam Kota Padang sudah digunakan sejak tahun 1970.

Baca juga: Kisah Peserta SKD CPNS Sumbar, Jauh-Jauh dari Agam hingga Kurang Tidur Demi Menghafal Undang-Undang

TPU Air Dingin sudah dibuka tahun 2003 dan TPU Bungus Teluk Kabung dibuka 2009.

Selain dikelola Pemko Padang, memang ada beberapa lokasi pemakamanan milik TNI/Polri dan suku tertentu di Padang.

Namun kondisinya, pemakaman ini tidak sanggup menampung sehingga tidak jarang warga yang meninggal dunia, dimakamkan di kampung halaman di luar Padang.

"Melihat persoalan itu, ke depannya Kota Padang butuh lahan baru untuk dijadikan lokasi TPU baru," kata Mastilizal Aye, Rabu (22/9/2021).

Menurutnya, Fraksi Gerindra DPRD Padang mendukung pembangunan TPU baru dan meminta untuk disegerakan.

Mastilizal Aye juga meminta pemko menyediakan lahan untuk pembangun sekolah baru.

Baca juga: Hari ke-2, Polres Kepulauan Mentawai Sasar 4 Pelanggaran, Berkaitan Penanganan Covid-19

Menurutnya, sekolah negeri baik SMP/MTS dan SMA/ MAN tidak mengalami penambahan beberapa tahun belakangan.

"Sekolah negeri terkahir yang didirikan, yakni SMP 43 tahun 2015, lalu MTSn 7 tahun 2013," kata Mastilizal Aye.

Menurutnya, terbatasnya jumlah sekolah berpengaruh pada pemenuhan kebutuhan sekolah bagi siswa Padang

"Sementara itu rencana pembangunan sekolah negeri baru selalu terkendala dengan lahan, karena tidak adanya lahan yang dikelola langsung oleh Pemko Padang," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved