Breaking News:

Berita Padang Hari Ini

Lokasi Karantina Rumah Nelayan Padang Mulai Dinonaktifkan, Dinkes: Tren Covid-19 Menurun

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang Ferimulyani memaparkan awal September 2021 lalu

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI
Kepala Dinas kesehatan Kota Padang, Ferimulyani didampingi stafnya ditemui, Rabu (15/9/2021). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang Ferimulyani memaparkan awal September 2021 lalu terjadi penurunan kasus covid-19.

Sementara itu, menurutnya kasus positif covid-19 yang sembuh terus mengalami peningkatan mencapai 97,7 persen.

Sedangkan, angka kematian hanya 1,3 persen dan sisa kasus aktif positif covid-19 1 persen

"Sejak 1 September pertambahan kasus harian di Padang sudah dibawah 100 atau dua digit, ini berbeda dibandingkan puncak kasus pada Juli 2021 yang sempat mencapai 600 kasus baru sehari," kata Ferimulyani, Rabu (15/9/2021).

Baca juga: Contoh Gangguan Sistem Pencernaan Disertai Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasi, Tema 3 Kelas 5

Menurutnya, saat puncaknya kasus positif covid-19 tertinggi mencapai 4.700, namun saat ini tinggal 400 orang.

Selain itu, zonasi tingkat RT hingga pekan ke-36 Tahun 2021 ini tidak ada lagi RT yang zona merah.

Menurutnya, dari 3.424 RT di Kota Padang sebanyak 3.169 RT berada pada zona hijau.

"Hanya tnggal 255 RT berada di zona kuning dan sudah tidak ada lagi RT yang berada di zona merah dan oranye," ungkapnya.

Ferimulyani menambahkan, BOR atau ketersedian tempat tidur di rumah sakit Padang juga sudah 25,18 persen.

"Mudahan bisa turun lagi dibawa angka 20 persen," ungkapnya.

Baca juga: Soal Usulan Hak Angket DPRD Sumbar terhadap Gubernur Mahyeldi, Pengamat: Bukan Hal Perlu Ditakuti

Sementara itu, lokasi karantina perumahan nelayan Pasie Nan Tigo Lubuk Buaya juga akan dinonaktifkan.

"D isana hanya tinggal 8 orang pasien, hari ini kita swab semuanya jika negatif, maka besok akan kita nonaktifkan," ungkapnya.

Menurutnya, penutupan ini memperhitungkan efesiensi jumlah pasien dengan tenaga kesehatan yang bekerja di lokasi tersebut. 

"Untuk sementara rumah nelayan kita nonaktifkan dulu, karena kasus harian kita juga turun. Kalau kasus naik lagi akan dibuka lagi," ungkapnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved