Breaking News:

Berita Sumbar Hari Ini

Kasus Covid-19 di Sumatera Barat Melandai, Gubernur Tetap Minta Bupati/Wali Kota Giatkan Vaksinasi

Kendati hingga saat ini kasus Covid-19 di Sumatera Barat (Sumbar) dan nasional sudah membaik dan melandai, namun masyarakat diingatkan untuk tetap

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.Com /RIZKA DESRI YUSFITA
Rapat koordinasi atau Rakor Percepatan Vaksinasi se Sumbar bersama bupati wali kota di Auditorium Gubernuran, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Selasa (14/9/2021). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kendati hingga saat ini kasus Covid-19 di Sumatera Barat (Sumbar) dan nasional sudah membaik dan melandai, namun masyarakat diingatkan untuk tetap waspada.

Hal itu diungkapkan oleh Gubernur Mahyeldi saat Rakor Percepatan Vaksinasi se-Sumbar di Kota Padang, Provinsi Sumbar pada Selasa (14/9/2021).

Selain kasus Covid-19 di Sumbar menurun, juga angka kesembuhan meningkat, BOR Rumah Sakit turun (RS) dan angka kematian juga turun. 

"Kondisi saat ini kasus Sumbar dan nasional sudah baik dan melandai, maka dalam hal ini harus tetap waspada," kata Mahyeldi.

Berdasarkan data yang ada, imbuhnya dari kabupaten kota yang ada di Sumbar maka ada beberapa hal dari kegiatan yang mesti tetap dilakukan meski terjadi penurunan kasus.

Baca juga: Nelayan Kecil Diberdayakan Tangkap Ikan Tuna, DPP Padang: Hasil Sekali Melaut Bisa Tangkap 1,5 Ton

Baca juga: Meski Pandemi Covid-19, Hasil Tangkapan Ikan di Padang 2021 Mengalami Kenaikan

Yakni tetap memaksimalkan vaksin karena Presiden Jokowi telah menegaskan, bahwa untuk sekolah tatap muka itu syaratnya vaksin. 

"Anak-anak sudah divaksin, demikian juga untuk guru-guru dan pegawai kantor," sambung Mahyeldi.

Mahyeldi menuturkan saat ini persediaan vaksin di Sumbar masih cukup banyak.

Ia menyebutkan dari data yang ada, dari seluruh jenis vaksin yang masih tersisa, saat sekarang ini masih ada 300 ribu dosis vaksin yang ada di kabupaten kota.

Sementara di provinsi itu masih ada sekitar 99 ribu dosis.

"Kami ingin mendapatkan gambaran dari bupati wali kota, apa permasalahan yang dihadapi sehingga dari beberapa kabupaten kota vaksinnya masih banyak yang belum terdistribusi," ujar Mahyeldi.

Baca juga: Gencarkan Vaksinasi Pelajar, Wagub Sumbar Audy Harap Pembelajaran Tatap Muka Segera Dilaksanakan

Rapat koordinasi atau Rakor Percepatan Vaksinasi se Sumbar bersama bupati wali kota di Auditorium Gubernuran, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Selasa (14/9/2021).
 
Rapat koordinasi atau Rakor Percepatan Vaksinasi se Sumbar bersama bupati wali kota di Auditorium Gubernuran, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Selasa (14/9/2021).   (TRIBUNPADANG.Com /RIZKA DESRI YUSFITA)

Terkait protokol kesehatan, Mahyeldi menyampaikan masih menemukan di banyak tempat, sebagian masyarakat agak abai dengan prokes.

Sementara dari masukan banyak pihak, prokes harus tetap dilakukan apalagi Sumbar sudah punya Perda Nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru. 

"Kami ingin dapatkan dari bupati wali kota untuk bisa menjelaskan dan menyampaikan ke kami. Setelah itu diharapkan bisa memberikan masukan untuk menguatkan dua hal ini, vaksin dan ketaatan prokes," tegas Mahyeldi. (TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved