Breaking News:

Pasar Bawah Terbakar

Percikan Api Pertama Kali Dilihat Petugas Ronda yang Patroli di Pasar Bawah Bukittinggi

Kebakaran di Pasar Bawah Bukittinggi, Sumatera Barat pertama kali diketahui oleh petugas ronda yang sedang patroli. 

Penulis: Rezi Azwar | Editor: afrizal
Dok Damkar Kota Bukittinggi
Kebakaran di Pasar Bawah, Kelurahan Aur Tajungkang Tengah Sawah, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumbar, Sabtu (11/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Kebakaran di Pasar Bawah Bukittinggi, Sumatera Barat pertama kali diketahui oleh petugas ronda yang sedang patroli. 

Petugas ronda sempat melihat percikan api di sebuah kios sebelum api membesar dan melalap ratusan lapak pedagang. 

Kebakaran terjadi pukul 02.27 WIB di Pasar Bawah, Kelurahan Aur Tajungkang Tengah Sawah, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, mengatakan kios yang terbakar diperkirakan sampai 300 petak.

Baca juga: Kronologi Kebakaran Pasar Bawah Bukittinggi, Petugas Ronda Lihat Api Pertama Kali di Kios Gula Aren

Baca juga: Pasar Bawah Bukittinggi Terbakar, Andre Rosiade Sebut Mendag Janji Carikan Solusi terkait Renovasi

Baca juga: Kebakaran Pasar Bawah Bukittinggi Dipadamkan Dalam Waktu 2 Jam, Lokasi Api Agak Sulit Dijangkau

"Berdasarkan keterangan dari Kapolres Bukittinggi, kejadian pertama kali diketahui oleh petugas ronda bernama Budi Rahmat (36)," kata Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto.

Kata dia, saat itu saksi bernama Budi Rahmat (36) sedang melaksanakan patroli di Pasar Bawah, dan melihat percikan api di dalam kedai yang menjual gula aren atau saka anau.

Selanjutnya, saksi menghubungi rekannya bernama Romi (37) yang juga petugas ronda.

Kebakaran di Pasar Bawah, Air Tajungkang Tengah Sawah, Kota Bukittinggi, Sumbar, Sabtu (11/9/2021).
Kebakaran di Pasar Bawah, Air Tajungkang Tengah Sawah, Kota Bukittinggi, Sumbar, Sabtu (11/9/2021). (Dok Damkar Kota Bukittinggi)

Saat itu, Romi (37) sedang berada di pangkalan bendi Pasar Bawah dan berjarak sekitar 50 meter dari lokasi Budi Rahmat (36).

"Kemudian kedua saksi kembali ke kedai jualan gula aren tersebut, tapi sudah melibat api membesar dan menyebar ke kedai lainnya," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved