Breaking News:

Seorang Lelaki di Agam Dilaporkan Orangtua Korban, Polisi Ungkapkan Dugaan Aksi Bejat Pelaku

FR (56) seorang lelaki paruh baya asal Kabupaten Agam akhirnya berurusan dengan pihak berwajib atas dugaan ulah tindak asusila.

Penulis: Wahyu Bahar | Editor: Emil Mahmud
ISTIMEWA
Pihak Kepolisian Resor (Polres) Agam menggelar jumpa pers atau press release pengungkapan kasus pencabulan sesama jenis terhadap anak dibawah umur, Jumat (10/9/2021). 

TRIBUNPADANG.COM, AGAM - FR (56) seorang lelaki paruh baya asal Kabupaten Agam akhirnya berurusan dengan pihak berwajib atas dugaan ulah tindak asusila.

Pihak kepolisian resor (Polres) Agam membekuk lelaki, yang juga oknum PNS atas dugaan perbuatan pencabulan sesama jenis terhadap anak dibawah umur.

Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan melalui Kasubag Humas AKP Nurdin mengatakan bahwa FR diamankan di kediamannya pada Rabu (8/9/2021) lalu.

Menurut AKP Nurdin, dari identifikasi terduga pelaku juga seorang oknum PNS yang bertugas di Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

"Perbuatan bejat tersebut dilakukannya di dalam mobil pick up (pikap) milik yang bersangkutan (FR), serta di dalam hutan, saat mereka dalam perjalanan menuju lokasi buru babi," kata AKP Nurdin.

Kasubag Humas AKP Nurdin, menduga aksi bejat terhadap korban, diperkirakan berulang kali dilakukan oleh pelaku terhadap korban.

"Agar korban tidak memberitahukan perbuatan bejatnya kepada siapapun, pelaku lantas mengiming-imingi korban dengan uang sebanyak Rp 100 Ribu," ujar dia.

Lanjut AKP Nurdin, sebelumnya pelaku dan korban saling kenal dan memiliki hobi yang sama, yaitu olahraga buru babi.

"Pelaku sering mengajak korban untuk pergi berburu babi bersama, karena pelaku punya kendaraan mobil pick up," imbuh AKP Nurdin.

Baca juga: Kronologi Tabrakan Truk Tangki Pertamina Vs Truk Fuso di Pesisir Selatan, Versi Polisi

Pihak Kepolisian Resor (Polres) Agam menggelar jumpa pers atau press release pengungkapan kasus pencabulan sesama jenis terhadap anak dibawah umur, Jumat (10/9/2021).
Pihak Kepolisian Resor (Polres) Agam menggelar jumpa pers atau press release pengungkapan kasus pencabulan sesama jenis terhadap anak dibawah umur, Jumat (10/9/2021). (ISTIMEWA)

Baca juga: Breaking News: Dua Remaja Dilaporkan Hanyut Terseret Ombak di Pantai Purus Padang

Aksi pencabulan sesama jenis tersebut akhirnya terungkap, karena laporan dari orang tua korban.

Orang tua korban geram dan melaporkan perlakuan yang diterima anaknya kepada pihak Polres Agam, setelah melihat pesan-pesan WhatsApp/WA yang dikirim pelaku kepada anaknya

"Kejadian itu diketahui saat orang tua korban membuka handphone/HP anaknya, dan melihat pesan dari pelaku ke anaknya, orang tua korban tidak terima sehingga melaporkannya kepada kepolisian," ucap dia.

Atas perbuatannya, pelaku disangkakan dengan pasal 76E junto pasal 82 ayat 1 Undang-undang (UU) nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, junto pasal 289 junto pasal 292 KUHP, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. (TribunPadang.com/Wahyu Bahar)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved