VIRAL Kakek 71 Tahun Jago Bikin Konten TikTok di Padang, Ngaku Sering Dihujat, Ini Kisahnya

Video seorang kakek yang mahir bikin konten video TikTok viral dan menarik perhatian warganet. Ia menamai akun miliknya dengan @kakek_50.tik.tok.

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Saridal Maijar
TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA
Kakek Taswir saat ditemui di Pantai Padang, Sabtu (4/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Video seorang kakek yang mahir bikin konten video TikTok viral dan menarik perhatian warganet.

Walau sudah tua, ia tetap eksis di TikTok sambil menjawab pertanyaan-pertanyaan dari netizen.

Tak hanya itu, ia juga membagikan aktivitasnya lewat aplikasi yang sedang populer di kalangan anak muda dan juga dewasa itu.

Baca juga: Gempa Magnitudo 4,9 Terjadi di Kepulauan Mentawai, BMKG: Berada di Kedalaman 15 Km

Kakek tersebut diketahui bernama Taswir, ia menamai akun miliknya dengan @kakek_50.tik.tok.

Hingga saat ini kakek Taswir telah memiliki followers sebanyak 561.9 K dan sudah disukai sebanyak hampir 8 juta kali.

Aktivitas yang diunggah oleh kakek Taswir beragam, mulai dari menirukan gaya orang lain hingga keseruannya dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Dengan fitur duet TikTok, kakek Taswir juga membuat video bersama pengguna lain.

Saat ditemui TribunPadang.com, kakek 71 tahun ini menceritakan awal mula dirinya bisa main TikTok hingga sekarang.

Baca juga: BMKG: Prakiraan Cuaca Sumbar Hari Ini, Waspada Potensi Hujan Lebat di Padang dan 12 Daerah Lainnya

Dia tak menyangka videonya mendapat respon dari para pengguna TikTok.

"Dulu saya pernah main twitter, facebook, hingga instagram. Ketiga medsos itu sama asyiknya," kata kakek Taswir, Sabtu (3/9/2021).

Kebetulan ia melihat Menkopolhukam Mahfud MD bergoyang ala TikTok dan tampak mencoba gerakan 'Tari Ubur-Ubur' yang sebelumnya juga sempat dilakukan beberapa pejabat lainnya.

Menurut kakek Taswir, Mahfud MD cukup luwes menggoyangkan badan dan tangannya mengikuti koreografi Tari Ubur-Ubur itu.

"Saya lihat ada yang sebaya saya, saya pikir TikTok bisa juga untuk orang seumuran saya, lalu saya download-lah TikTok," jelas kakek yang hobi memancing ini.

Baca juga: UPDATE Covid-19 Sumbar 4 September 2021: Tambah 127 Kasus, Total 87.373 Warga Terinfeksi

"Kenapa sekelas menteri bisa? Tentu, saya harus bisa juga," sambungnya.

Kakek Taswir mengaku hanya tamatan SMP tahun 1964. Meski tak menyelesaikan studi-nya, kakek Taswir mengaku rajin membaca.

"Sepuluh tahun lalu, kami pernah buka warung internet, tarifnya saat itu Rp3 ribu selama satu jam, saya pikir asyik juga, dari situ lah mengenal media sosial dan lainnya, di samping dibantu oleh anak untuk membuat akun."

"Namun usaha warnet tak lagi diminati setelah munculnya android murah dan paket internet murah, maka kami tidak lagi buka usaha warnet," jelasnya.

Sejak saat itu, kakek Taswir sudah terbiasa buka-buka dan menjalankan akun media sosial miliknya, termasuk TikTok.

Baca juga: Seorang Warga Tewas Tertimbun Longsor Tambang Pasir di Palembayan Agam, Videonya Viral

Kakek Taswir mengaku dimarahi oleh anak-anaknya ketika bermain TikTok.

"Sebenarnya mereka marah, tapi mau gimana, lagian sekarang sudah bisa menghasilkan uang."

"Saya tidak sangka bisa viral, awalnya bikin video gampang-gampang saja dulu, goyang-goyang, lip sync, mengaji dan nyanyi dangdut," terang kakek dengan sembilan cucu ini.

Setelah itu ia hanya mengikuti selera netizen, misalnya netizen suruh membuat video lawakan, dan lain sebagainya.

Ia mengaku sempat viral saat lip sync lagu gara-gara ikan mama buang belanga, namun akhirnya video itu kena banned.

Bagi kakek Taswir, bermain TikTok memiliki keseruan tersendiri.

Baca juga: Kebakaran di Batas Kota Padang, 5 Toko dan 1 Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah

Dia bahkan menyanggupi keinginan netizen di kolom komentar.

"Ada yang ingin lihat istri saya, saya curi-curi video istri saya, banyak like dan comment-nya. Setiap istri ada dalam konten, pasti follower meningkat."

"Senang pula rasanya tambah follower, lalu disuruh live sama netizen, saya coba live. Tahu-tahu dimarahi anak, anak kan mengikuti saya juga, diminta tidak usah main TikTok, tapi saya candu."

"Kemudian sudah agak lama main TikTok, netizen bilang ambil hadiah, sebab sudah banyak, sedangkan saya tidak tahu."

"Lalu saya ke Bekasi tempat anak, saya sampaikan ada hadiah dari TikTok, anak saya yang membantu menarik uang itu dari rekening," tutur kakek Taswir.

Kakek Taswir menyampaikan @kakek_50.tik.tok ialah akun keduanya di TikTok.

Akun pertama telah diblokir, sebab banyak kesalahan yang ia lakukan seperti siaran langsung di dalam bus umum.

Baca juga: UPDATE Covid-19 Sumbar 4 September 2021: Tambah 127 Kasus, Total 87.373 Warga Terinfeksi

Kini ia mengaku berhati-hati saat melakukan siaran langsung, ia hanya melakukan aktivitas itu di kamar dan pantai Padang.

"Orang Padang itu selalu berpikir uang masuk, itu yang dijaga sampai sekarang. Alhamdulillah, dari main TikTok sudah lumayan, ada penghasilan jutaan setiap bulan," sebut kakek Taswir.

Meski memiliki 561.9 K followers, kakek Taswir tetap merasakan hal-hal tak menyenangkan dari komentar netizen.

Untungnya kakek tak pernah merasa sakit hati akibat komentar jahat tersebut.

"Kalau dibaca, kadang bikin sakit kepala, banyak tukang hujat, tapi dibawa ketawa aja. Umumnya tidak senang saya main TikTok, ada yang nyuruh cepat mati, dan lainnya."

"Akan tetapi ada juga komentar orang baik, jangan dibaca, dia akan seperti itu juga kalau diladeni," ucap Taswir.

Kakek Taswir menyebut aktivitasnya kini hanya main TikTok, sebab ia tak bisa lagi melakukan aktivitas berat lainnya.

Pada usianya saat ini ia sudah mengalami pengapuran tulang, rematik, asam urat, hingga darah tinggi.

"Jadi tidak bisa mengerjakan aktivitas lain, sudah tua, sudah biasa terkena penyakit seperti itu," sebutnya.

Kakek Taswir memiliki akun youtube yang dikelola oleh orang yang dikenalnya. Tapi tidak berjalan lancar.

Hingga akhirnya ia tetap aktif di TikTok dan banyak pengguna yang menyukainya.

"Main TikTok cuma hiburan, saya berharap jangan sampai kena blokir. Kalau kena blokir, tentu tidak ada uang masuk. Setidaknya bisa bantu anak dan cucu," tukasnya.

Di usia senja ini, tak banyak yang menjadi keinginan kakek Taswir. Ia hanya ingin menikmati masa tua dengan bahagia.

Selain itu ia juga pengin umrah hanya saja terhalang corona.

"Kalau sudah tua ini, cuma umrah yang jadi keinginan, hanya saja masih terhalang corona," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved