Menkes Angkat Bicara Soal, Sertifikat Vaksin Presiden Jokowi Beredar di Medsos: Secara Etis tak Baik

Hingga saat ini berita tentang Sertifikat vaksin Covid-19 milik Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang tersebar di media sosial masih diperbincangkan ole

Editor: Emil Mahmud
Tribunnews.com/ Rina Ayu
Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin saat menyampaikan keterangan pers virtual, Senin (26/7/2021). 

"Sebaiknya dengan Kemenkes saja sebagai wali data," kata Plate kepada Tribunnews.com, Jumat, (3/9/2021).

Integrasi data Kartu Kewaspadaan Kesehatan (e-Hac) ke aplikasi PeduliLindungi menurut Johnny baru saja dilakukan.

Baca juga: Begini Cara Download Sertifikat Vaksinasi Covid-19 di Situs PeduliLindungi.id, Masukkan Nomor HP

Baca juga: Pemprov Klaim Perkembangan Kasus Covid-19 di Sumbar Membaik, Jasman: Kasus Aktif Cenderung Menurun

Begitu juga migrasi data pencatat vaksinasi melalu aplikasi Pcare ke aplikasi PeduliLindungi. 

"Selain itu, migrasi Silacak ke data center kominfo baru saja dilakukan," katanya.

Saat ini kata Johnny, data PeduliLindungi yang berada di data center milik Kominfo aman dan tidak ada kebocoran.

"Terkait pertanyaan diatas ada baiknya menunggu rilis resmi dari kemenkes sebagai wali data Covid-19," pungkasnya.

Sebelumnya, beredar sertifikat vaksin Jokowi di media sosial Twitter.

Dari unggahan tersebut tampak identitas pribadi Kepala Negara, mulai dari  dari nama, tanggal lahir hingga Nomor Induk Kependudukan (NIK). 

Tulisan ini diulas dari artikel yang telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sertifikat Vaksin Jokowi Bocor, Menkominfo: Tanya Kemenkes dan NIK Jokowi Dipakai untuk Bocorkan Sertifikat Vaksinnya, Kemenkes: Secara Etis Tidak Baik

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved