Breaking News:

Mendagri Tito Tegur Wali Kota Padang Terkait Pencairan Insentif Tenaga Kesehatan Daerah

Pemko Padang sudah membayarkan insentif nakes dari Januari sampai Juli tahun 2021 dengan anggaran sekitar Rp 23 M.

Editor: Afrizal
tribunPadang.com/RimaKurniati
Tenaga kesehatan di Puskesmas Andalas Padang sedang mengikuti pemeriksaan kesehatan jelang vaksinasi, Rabu (20/1/2021) 

TRIBUNPADANG.COM- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegur Wali Kota Padang terkait pencairan insentif tenaga kesehatan daerah (Innakesda). 

Teguran Mendagri ini diberikan 10 kepala daerah yang ada di Indonesia. 

Teguran yang diberikan melalui surat tertanggal 26 Agustus 2021 itu dialamatkan untuk 5 Walikota, yakni Walikota Padang, Walikota Bandar Lampung, Walikota Pontianak, Walikota Langsa, dan Walikota Prabumulih.

Termasuk 5 Bupati, yakni Bupati Nabire, Bupati Madiun, Bupati Gianyar, Bupati Penajam Paser Utara, dan Bupati Paser.

“Tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19, sehingga seluruh haknya harus segera disampaikan atau diberikan,” kata Mendagri dalam keterangannya, Selasa (31/8/2021).

Berdasarkan data Kementerian Keuangan serta hasil monitoring dan evaluasi pembayaran lnsentif Tenaga Kesehatan Daerah (lnnakesda) Tahun 2021 yang bersumber dari refocusing 8% Dana Alokasi Umum (DAU) atau Dana Bagi Hasil (DBH) TA 2021.

Sampai dengan tanggal 15 Agustus 2021, kesepuluh daerah tersebut mendapat catatan khusus dalam pencairan Innakesda dengan rincian sebagai berikut:

Pertama, Kota Padang belum merealisasikan anggaran lnnakesda yang bersumber dari refocusing 8% DAU/DBH TA 2021 yang dianggarkan sebesar Rp.50.958.566.195.

Kedua, Kota Bandar Lampung belum merealisasikan anggaran sebesar Rp.11.079.600.000;

Ketiga, Kota Pontianak belum merealisasikan anggaran sebesar Rp.19.860.000.000,;

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved