Breaking News:

Minim Kompetisi akibat Pandemi, Ketua Asosiasi Futsal Sumbar Dorong Pemain Muda Terus Berlatih

Kompetisi Futsal memang sudah sangat jarang terdengar di Indonesia sejak pandemi covid-19 melanda.

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Saridal Maijar
Dok. Pribadi Yasman Yanusar
Yasman Yanusar, Ketua Asosiasi Futsal Provinsi Sumbar 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rahmat Panji

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kompetisi Futsal memang sudah sangat jarang terdengar di Indonesia sejak pandemi covid-19 melanda.

Hal ini tentu berdampak pada para bibit muda yang sudah hampir 2 tahun vakum mengikuti turnamen. Sumatera Barat juga merasakan dampaknya.

Ketua Asosiasi Futsal Provinsi Sumbar, Yasman Yanusar mengatakan, bahwa hampir semua provinsi di Indonesia minim kompetisi futsal.

Baca juga: Tak Punya Kartu Vaksin, Pengunjung Objek Wisata Pantai Air Manis Padang Disuruh Putar Balik

"Dengan adanya Covid-19 bukan hanya Sumbar saja yang kompetisinya tidak jalan, seluruh provinsi mengalami hal yang sama," ujarnya.

Minimnya kompetisi tersebut membuat Timnas Futsal Indonesia tidak juga turut serta mati suri.

"Dampak dari minimnya kompetisi, lihat saja sampai sekarang Timnas Futsal Indonesia tidak dibentuk," paparnya.

Diketahui setiap tahunnya Sumbar selalu mengadakan 2 kompetisi besar setiap tahunnya.

Baca juga: Pelatih Semen Padang FC Weliansyah Bersyukur BRI Liga 1 Kembali Ditabuh

Kompetisi tersebut menjadi ajang bagi para bibit muda futsal Sumbar untuk menunjukan talentanya.

Kompetisi Liga Nusantara menjadi ajang bagi setiap klub untuk bisa menembus kompetisi futsal nasional.

Sedangkan kompetisi Rafhely Sepcs Cup biasanya menjadi ajang bagi pemain untuk bisa bertemu dengan para pemain bintang futsal nasional yang ikut serta pada kompetisi ini.

Akibat dari rentetan panjang ini, menurut Yasman, membuat satu generasi futsal Sumbar harus hilang.

Baca juga: Jelang Liga Bergulir Pemain Semen Padang FC Fokus Latihan Taktikal: Menu Kita Attacking dan Transisi

"Jelas karena kondisi ini generasi pemain futsal baik nasional dan Sumbar harus hilang satu periode," tukas Yasman.

Kendati demikian, Yasman mengaku bahwa para pemain muda futsal Sumbar tidak boleh patah arang.

"Yang menggeluti futsal, yang ingin berkarier di futsal, silakan latihan terus, tetap bercita-cita, mudah-mudahan akan tercapai pada waktunya," tutur Yasman. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved