Berita Olahraga Sumbar

Pengprov Perpani Sumbar Utus Pelatih dan Atlet, Ikuti Pelatihan Tingkat Nasional dan Uji Tanding

Ketua Pengrusu Provinsi (Pengprov) Perpani Sumatera Barat (Sumbar),  Pom Harry Satria mengemukakan hingga kini fokus dalam meningkatkan kompetensi pel

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Emil Mahmud
TribunPadang.com/RahmatPanji
Ilustrasi: Al Nur Archery Club berada di Sungai Bangek Kelurahan Balai Gadang, Kota Padang. Kehadiran klub panahan ini menambah pilihan tempat latihan pecinta olah raga panahan di Padang setelah diresmikan hari ini, Minggu (15/8/2021). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Ketua Pengrusu Provinsi (Pengprov) Perpani Sumatera Barat (Sumbar),  Pom Harry Satria mengemukakan hingga kini fokus dalam meningkatkan kompetensi pelatih, wasit dan atlet panahan.

"Kita sudah mengadakan pelatihan pelatih tingkat nasional pada April 2021," ujar Pom Harry Satria menjawab wartawan, Minggu (22/8/2021).

Ia membeberkan program tersebut dilakukan, karena Sumbar belumlah memiliki pelatih bersertifikasi nasional.

"Karena tidak memiliki pelatih bersertifikat nasional, jadi itu saya jadikan prioritas utama," paparnya.

Pada pelatihan pelatih nasional April tersebut, Sumbar mengirimkan pelatih bernama Andre dan kini telah bersertifikasi nasional.

Selain pelatihan pelatih, selama masa kepengurusan Pom Harry  juga sudah membawa atlet panahan untuk latih tanding.

"Maret 2021 lalu, atlet kita untuk PON Papua sudah kita  bawa untuk latih tanding ke Bali," ujarnya.

Kedepannya, ia akan fokus untuk memberikan pelatihan wasit menyusul program serupa terhadap pelatih dan atlet selama ini.

Baca juga: Pom Harry Satria Ungkap Penyebab Belum Gelar Rakor Bersama Pengcab Perpani

Baca juga: Sabalango Archery, Klub Panahan Berdiri Sejak 2019 Memiliki 35 Anggota Aktif

"Saya ingin nantinya kita bisa terpola dalam pengurusan kurikulum yang baik, sehingga ia memfokuskan pada pelatih, atlet dan wasit. Pelatih, atlet dan wasit kita jadikan prioritas dalam tahun awal kepngurusan," tukas Pom Harry.

Terkait kapasitasnya selaku ketua Pengprov Perpani Sumbar (periode 2020-2024), Pom Harry Satria meresponi tentang dirinya yang dianggap belumlah melakukan pertemuan dengan pengurus cabang (Pengcab) Perpani Kabupaten/Kota.

Menurut Pom Harry, alasan saat ini kondisi pandemi kiranya tidak bisa dikesampingkan sehingga membuat kesulitan untuk berkumpul dan berkegiatan.

Sementara itu, imbuhnya pada saat pandemi ini prioritas utama adalah kesehatan, serta konsentrasi untuk membentuk kepengurusan cabang Perpani Kabupaten/Kota se-Sumbar.

Sejauh ini Pom Harry menegaskan bahwa sudah berkoordinasi dengan KONI Kabupaten/Kota se-Sumbar agar bisa menghidupkan kembali Pengcab Perpani.

"Saya harap setelah PON Papua nanti seluruh pengcab sudah terbentuk kepengurusan baru," ujarnya seraya berharap seluruh Pengcab Perpani Kabupaten/Kota bisa aktif kembali.  (TribunPadang.com/Rahmat Panji)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved