Breaking News:

Cara Cek Stok Vaksin Covid-19 Real Time hingga Tingkat Kota/Kab, Pahami Arti Warna dan Estimasi

Kemenkes melakukan pembaruan terhadap website vaksin.kemkes.go.id dengan menambahkan menu stok vaksin.

Editor: afrizal
TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Vaksin saat didistribusikan menggunakan mobil khusus dari Gudang Dinkes Sumbar, Rabu (13/1/2021) 

TRIBUNPADANG.COM- Masih adakah vaksin Covid-19 di daerah Anda dan bertahan hingga berapa lama?

Kini pertanyaan itu bisa dijawab dengan mengakses website vaksin.kemkes.go.id.

Kemenkes melakukan pembaruan terhadap website vaksin.kemkes.go.id dengan menambahkan menu stok vaksin.

Masyarakat pun bisa mengetahui stok vaksin secara real time.

“Saat ini dashboard vaksin Kemenkes telah diperbarui, sehingga pengguna dimudahkan untuk memantau estimasi ketersediaan stok vaksin dan update data jumlah vaksin berdasarkan wilayah dengan satuan terkecil adalah kabupaten/kota,” kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes RI Siti Nadia Tarmizi, dalam keterangan pers di Youtube Kemenkes pada Kamis (19/8/2021).

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar Kamis 19 Agustus 2021: Tambah 291 Kasus, Total Sudah 83.028 Warga Terinfeksi

Dalam menu baru tersebut, Kemenkes menyediakan visualisasi dalam bentuk peta yang masing-masing daerah dibedakan warnanya guna mempercepat serta memudahkan pengklasifikasian update ketersediaan vaksin di daerah.

Warna biru menunjukkan estimasi stok vaksin aman hingga lebih dari 14 hari, warna hijau estimasi stok vaksin cukup untuk 10-14 hari, warna kuning cukup untuk 7-10 hari, dan warna merah kurang dari 7 hari.

Nadia merinci data yang disajikan dalam dashboard vaksinasi berasal dari hasil pencatatan dan pelaporan vaksin dan logistik pelaksanaan vaksinasi Covid-19 menggunakan sistem monitoring logistik elektronik yaitu Bio Tracking dan SMILE (Sistem Monitoring Imunisasi dan Logistik secara Elektronik).

SMILE merupakan Platform yang memuat data real-time seputar rantai dingin distribusi vaksin yang mencakup jumlah, nomor batch dan tanggal kedaluwarsa vaksin yang diterima dari distributor di setiap tingkatan serta lokasi penyimpanannya mulai dari tingkat provinsi hingga Puskesmas.

Pencatatan ini untuk memastikan stok vaksin pusat dan daerah sama sekaligus sebagai bentuk transparansi terhadap pengelolaan vaksin Covid-19, sehingga penting bagi petugas yang bertanggung jawab atas logistik vaksin untuk melakukan update penerimaan, serta keluar dan masuknya vaksin di fasilitasnya masing-masing, menggunakan telepon genggam.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved