Breaking News:

Berita Padang Pariaman Hari Ini

Banjir Genangi Nagari Sungai Buluh Timur Kabupaten Padang Pariaman, Ruas Jalan Rusak Terkikis Air

Hujan lebat mengguyur wilayah Nagari Sungai Buluh Timur, Kabupaten Padang Pariaman hingga mengakibatkan banjir di daerah tersebut pada Rabu (18/8/2021

Penulis: Wahyu Bahar | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/WAHYU BAHAR
Kondisi beberapa ruas jalan di Nagari Sungai Buluh Timur yang terkikis air, karena banjir yang terjadi pada Rabu (18/8/2021) malam. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN - Hujan lebat mengguyur wilayah Nagari Sungai Buluh Timur, Kabupaten Padang Pariaman hingga mengakibatkan banjir di daerah tersebut pada Rabu (18/8/2021) malam.

Berdasarkan keterangan seorang warga, Fani (36) hujan sangat lebat mengguyur daerah tersebut, sehingga warga panik, karena air menggenangi rumah warga.

"Puncaknya, Rabu sekira pukul 20.30 WIB air mulai menggenangi, ketinggiannya sekitar selutut orang dewasa," kata Fani.

Kata Fani, daerah yang cukup parah digenangi air ialah di Korong Lasuang Batu dan Simpang Mesjid.

Ia menuturkan, banyak ruas jalan yang rusak oleh sebab genangan air tersebut.

Pantauan TribunPadang.com, terlihat di beberapa ruas jalan memang tampak bekas genangan air, serta jalan yang retak dan terkikis.

Bebatuan tampak berserakan di beberapa titik, karena tersapu arus banjir.

Beberapa petak sawah juga terdapat bekas sapuan banjir, karena sampah-sampah plastik terlihat di permukaan sawah.

Kondisi beberapa ruas jalan di Nagari Sungai Buluh Timur yang terkikis air karena banjir yang terjadi pada Rabu (18/8/2021) malam.
Warga menjemur pakaiannya yang sempat terendam banjir di Nagari Sungai Buluh Timur, Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (18/8/2021) malam. (TRIBUNPADANG.COM/WAHYU BAHAR)

Baca juga: Wali Korong Bukik Gonggang: Bertahun-tahun Daerah Dilanda Banjir, Kali Ini Kejadian yang Terparah

Baca juga: Terendam Banjir, Pelayanan RS Siti Rahmah Sempat Ditutup Pukul 14.00 WIB karena Pembersihan

Sementara itu, beberapa orang warga tampak menjemur pakaian mereka yang telah basah digenangi banjir.

Fani kemudian mengungkapkan, selain membersihkan rumah masing-masing, warga juga melakukan gotong royong untuk menimbun jalan yang sempat terkikis air.

"Sejak pagi tadi, warga sekitar mulai membersihkan rumah dan pekarangan masing-masing"

"Selanjutnya, kami sesama warga melakukan gotong royong, yakni membersihkan saluran air di selokan, dan menimbun dengan tanah badan jalan yang rusak," kata Fani.

Dia berharap hujan lebat tidak mengguyur kembali, sehingga mereka dapat beraktifitas normal.(TribunPadang.com/ Wahyu Bahar)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved