Penurunan BOR Secara Nasional Sangat Terlihat, Satgas Penanganan Covid-19: Kasus Aktif Turun

"Adanya penurunan kasus aktif, BOR kita sekarang membaik, secara nasional BOR kita sekarang sekitar 60an persen," kata Sonny.

Editor: afrizal
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 - Sonny Harry B Harmadi 

TRIBUNPADANG.COM- Penerapan PPKM di seluruh wilayah berdampak pada penurunan tingkat penggunaan tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit (RS).

Hal itu disampaikan Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 Sonny Harry B Harmadi saat dialog terkait Kabar Terbaru Perkembangan PPKM melalui siaran kana YouTube FMB9ID_IKP, Selasa (10/8/2021).

Sonny menyebut, secara nasional penurunnya penggunaan tempat tidur atau BOR sangat terlihat.

Menyusul, kasus aktif Covid-19 juga terjadi penurunan.

Baca juga: Akibat Pandemi Covid-19, Festival Budaya Tabuik di Pariaman Kembali Ditiadakan

"Adanya penurunan kasus aktif, BOR kita sekarang membaik, secara nasional BOR kita sekarang sekitar 60an persen," kata Sonny.

Sonny pun mengatakan, hal ini menjadi sebuah berita bagus karena dengan demikian pasien yang membutuhkan perawatan akan tertangani lebih baik di rumah sakit.

Meski begitu, ia menyoroti adanya lima provinsi di luar Pulau Jawa-Bali khususnya di Kalimantan Timur, Sumatera Utara, Papua, Sumatera Barat dan Riau yang mengalami kenaikan kasus aktif.

"Kenaikan kasus aktif yang cukup tinggi dan berkontribusi besar terhadap kasus aktif nasional," jelas Sonny.

Sonny juga menegaskan bahwa PPKM sangat efektif dalam menekan penularan Covid-19.

Penurunan kasus aktif Covid-19 yang terjadi saat ini adalah hasil penerapan PPKM.

Bahkan, berkat penerapan PPKM pula terjadi peningkatan disiplin protokol kesehatan di masyarakat.

"(PPKM,red) sangat efektif, jelas. Karena terbukti bahwa kasus aktif kita turun. Terus kemudian, positif rate juga mulai turun. Kemudian, melihat bahwa terjadi peningkatan kepatuhan protokol kesehatan masyarakat," kata Sonny.

Sonny menjelaskan, Satgas Penanganan Covid-19 mengamati secara realtime dari waktu ke waktu sejak PPKM diberlakukan tanggal 3 Juli 2021 hingga data kemarin, kepatuhan protokol kesehatan meningkat signifikan.

Terutama dalam 2-3 minggu terakhir.

"Dan harapannya memang setelah 2-3 minggu terjadi kenaikan kepatuhan masyarakat untuk menjalankan prokes akan berdampak pada penurunan. Jadi harapan kita minggu-minggu depan ini bisa terus turun kasusnya," ucap Sonny.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved