HUT Kemerdekaan RI

Kisah Tomi Jualan Bendera di Kota Padang: Menunggu Sejak Pagi, Barulah Pukul 14.00 Terjual Selembar

HINGGA Selasa (11/8/2021), tinggal menghitung hari menjelang tiba momentung hari ulang tahun (HUT) ke-76 kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/RAHMAT PANJI
Tomi Kurniawan (36) memajang dagangan bendera Merah Putih di kawasan Lapangan Imam bonjol di pusat Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) baru-baru ini.  

Berjualan bendera bukan hal baru juga bagi Tomi, ia sudah 10 tahun rutin berjualan bendera menjelang 17 Agustus.

Baca juga: Polisi Terus Selidiki Dana Akidi Tio Rp 2 Triliun, Susul Kakak Heriyanti ke Jakarta

" Ini sudah tahun ke 10 saya berjualan dan ini juga tahun terberat saya berjualan bendera," papar Tomi.

Pada tahun ini Tomi mulai berjualan sejak 20 Juli lalu, setidaknya hampir 2 pekan ia berjualan.

"Tahun ini sulit sekali, selama berjualan bendera baru kali ini saya dalam sehari tidak pecah telur berjualan," papar Tomi.

"Kalau gak pecah telur sejak pagi sampai sore, saya nungguin dari pagi sampai sore tentu harus makan dan minum, uangnya terpaksa pinjam duit boss," papar Tomi.

Tomi juga mengutarakan perbedaan tersebut bukan dengan tahun 2019 yang masih belum ada pandemi.

"Dari tahun 2020 kemarin saja, menurut saya tahun  ini yang paling susah jual beli bendera," jelasnya.

Tahun lalu beberapa langganannya dari Mentawai, Sijunjung dan Pesisir selatan masih rutin datang.

Sedangkan pada tahun ini sangat minim sekali pembeli yang dari luar kota.

Tomi Kurniawan (36) memajang dagangan bendera Merah Putih di kawasan Lapangan Imam bonjol di pusat Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) baru-baru ini. 
Tomi Kurniawan (36) memajang dagangan bendera Merah Putih di kawasan Lapangan Imam bonjol di pusat Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) baru-baru ini.  (TRIBUNPADANG.COM/RAHMAT PANJI)

"Tahun kemarin (2020-red) yang masa pandemi (Covid-19) juga, tapi tidak ada PPKM jadi masih ada pembeli dari luar Kota Padang," tutur Tomi.

Namun hal tersebut berbeda dengan tahun sekarang, saat pandemi dan PPKM berlaku membuat banyak masyarakat dari luar daerah berpikir 2 kali untuk datang ke Kota Padang, Provinsi Sumbar.

"Saya kebanyakan langganannya dari luar Kota Padang, kalau kondisinya seperti sekarang tentu susah mendapatkan konsumen dari luar Kota Padang," papar Tomi.

Bendera yang dijual Tomi juga tidak dibanderol mahal, mulai dari harga Rp 20.000 - 100.000 masyarakat sudah bisa mendapatkan bendera baru.

"Harga saya patok tergantung ukuran, ada bendera yang satuan dan juga ada yang saya jual meteran," paparnya.(TribunPadang.com/Rahmat Panji)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved