HUT Kemerdekaan RI

Kisah Tomi Jualan Bendera di Kota Padang: Menunggu Sejak Pagi, Barulah Pukul 14.00 Terjual Selembar

HINGGA Selasa (11/8/2021), tinggal menghitung hari menjelang tiba momentung hari ulang tahun (HUT) ke-76 kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/RAHMAT PANJI
Tomi Kurniawan (36) memajang dagangan bendera Merah Putih di kawasan Lapangan Imam bonjol di pusat Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) baru-baru ini.  

HINGGA Selasa (11/8/2021), tinggal menghitung hari menjelang tiba momentung hari ulang tahun (HUT) ke-76 kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

Hanya saja yang nampak bahwa para pedagang bendera merah putih masih relatif kesulitan dalam meraup keuntungan.

Hal ini dirasakan oleh pedagang bendera yang menjajalkan dagangan mereka di sekitar kawasan Lapangan Imam Bonjol hingga Mesjid Nurul Iman Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Di antaranya Tomi Kurniawan (36) yang sedang duduk bersender sambil menyodorkan dagangannya pada setiap motor atau mobil yang melintas pelan dan melihat dagangannya.

Dagangannya ditaruh menggelantung sekaligus diikatkan di antara pohon dan tiang listrik.

Baca juga: Soal Stok Vaksin di Padang Menipis, Wako Hendri Septa: Pemko Padang Optimistis Target 720 Ribu Warga

Perayaan Hari Besar Keagamaan, Gotong Royong hingga Menjenguk Orang Sakit Mencerminkan Sila Berapa?

Posisinya memang memakan trotoar jalan tempat pejalan kaki, tapi lebih mudah untuk mengaet konsumen.

"Hari ini baru untuk pecah telur bang," ujarnya.

Saat itu sudah menunjukkan pukul 14.00 WIB, dia baru menjual 1 buah bendera.

"Tadi itu pelanggannya beli yang ukuran 60 cm untuk di tarok di rumah, alhamdulillah tadi saya jual Rp 20.000," paparnya.

Tomi berjualan sejak pukul 08.00 WIB, namun harus memajang benderanya agar bisa dipilih pembeli lantas membutuhkan waktu 1,5 jam untuk memasang pajangan bendera.

"Memasangnya 1,5 jam, biasanya pukul 08.00 WIB saya sudah datang yakni memulai untuk memasang bendera yang hendak dijual ini," terangnya.

Selama PPKM Tomi ,yang ditemani istrinya saat berjualan hanya berjualan sampai pukul 17.00 WIB.

"Pemasangannya 1,5 jam kalau membuka pajangan bendera lebih cepat cuma 1 jam," katanya.

Setidaknya, Tomi menghabiskan waktu 9 jam dalam sehari untuk berjualan bendera.

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved